oleh

Tragis, Biarawati di Nagekeo Tewas saat Kebakaran di Biara Watuapi

Iklan Covid Walikota Kupang

Mbay, RNC – Biara Tarekat Fransiskus Misionaris Maria (FMM) di Watuapi, Desa Totomala, Kecamatan Wolawae, Kabupaten Nagekeo, Kamis (4/3/2021) dini hari, hangus dilalap si jago merah.

Akibatnya, seorang biarawati yakni Pemimpin Biara Suster Maria Zakaria Tukinem (53), FMM dilaporkan tewas karena terjebak dalam rumah.

Iklan Dimonium Air

Suster Maria Magdalena Woli saat ditemui RakyatNTT.com mengisahkan kejadian itu bermula saat ia dan suster Maria salah satu pemimpin biara saat itu tidur dalam keadaan nyenyak. Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekira pukul 02.00.

“Saat kejadian hanya kami bertiga saja. Dan yang satunya lagi bertugas di Bajawa. Saat kejadian itu saya bersama suster Maria satu rumah. Tapi kamar berbeda. Suster tidur di kamar depan. Sekitar jam 2 dini hari saya kaget dia (suster Maria) teriak. Saya kaget dan dengar spontan saya bangun. Tetapi saya lihat api sudah sampai ke pintu kamarnya. Saya berusaha mau bantu tetapi pintunya terkunci dari dalam. Saya berusaha menyelamatkan tetapi tidak bisa, apinya semakin besar. Saya hanya bisa teriak minta tolong. Namun orang datang apinya sudah membesar dan sulit untuk dipadamkan. Dan suster Maria sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Saat itu saya dengar suaranya suster hanya sebentar saja. Segala upaya saya lakukan tapi tidak bisa. Saya hanya bisa berteriak minta tolong,” ujarnya.

BACA JUGA: Polres Nagekeo Gelar Pembekalan Tracer Atasi Covid-19

Sementara itu, warga Totomala yang tidak menyebutkan identitasnya menceritakan bahwa Suster Maria saat kejadian tersebut tidur di kamar depan. “Kejadiannya jam dua pak. Biar mobil tangki datang saja terlambat. Rumah sudah hangus terbakar. Kalau suster tinggal kerangka saja. Yang utuh mungkin hanya usus dan hati saja. Kalau yang lain hanya sisa tengkorak saja. Sampai orang datang banyak itu kami pukul tiang listrik. Kami langsung spontan kasih putus kabel. Takutnya merambat ke rumah yang lain. Kami tau itu dari bapak dusun di sini,” katanya.

Ia menambahkan saat tiba di lokasi kejadian, api sudah telanjur membesar. Belum ada petugas yang datang. “Api menyala besar sekali. Kami mencoba siram dengan air tapi tidak bisa,” ujar saksi tersebut. (rnc15)

  • 16.4K
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed