oleh

Dinyatakan Positif Covid, 6 Anggota DPRD Kota Kupang Pertanyakan Hasil Pemeriksaan

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Berdasarkan hasil pemeriksaan swab massal di gedung DPRD Kota Kupang pada 9 Februari lalu, 6 anggota dewan serta puluhan pegawai dinyatakan terkonfirmasi positif covid. 6 anggota dewan tersebut yakni Wakil Ketua II, Kristian Baitanu, Ketua Komisi II, Mokrianis Lay, Esy M Bire, Dominika W. Bethan, Satrio Julius Pandie dan Rony Lotu.

Kini 6 anggota dewan itu telah sembuh dari covid setelah melakukan pemeriksaan rapid antigen dan swab PCR secara mandiri. Namun, mereka masih mempertanyakan hasil pemeriksaan awal yang menyatakan mereka terkonfirmasi positif. Pasalnya, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) belum menyerahkan surat keterangan hasil pemeriksaan laboratorium.

Iklan Dimonium Air

“Kami dinyatakan positif (covid), tapi sampai sekarang surat keterangan hasil pemeriksaan laboratorium dari Dinkes yang menyatakan kami positif belum kami terima. Yang ada hanya ketikan excel yang menerangkan orang ini positif atau negatif,” ungkap Wakil Ketua II DPRD Kristian Baitanu dalam jumpa pers di ruang kerjanya, Rabu (3/3/2021).

Kristian mengaku, dia bersama 5 rekannya telah dinyatakan negatif covid-19 melalui pemeriksaan rapid antigen dan swab PCR yang dilakukan secara mandiri. “Bahkan sejak dinyatakan positif dari tanggal 19 Februari sampai saat ini, kami masih tetap dalam kondisi yang nyaman,” kata politisi Partai Gerindra ini.

Selanjutnya, Roni Lotu mengatakan, berkaca dari peristiwa ini, mereka sangat mengkuatirkan kinerja dari Dinkes dalam penanganan covid-19 kepada warga. “Anggota DPRD saja sudah dibuat seperti ini, apalagi masyarakat. Kami dijanjikan ibu kadis bahwa nanti hari Senin, tapi sampai saat ini belum juga (hasil pemeriksaan belum diserahkan, red),” jelasnya.

Sementara itu, Satrio Pandie mengaku terpanggil untuk mendonorkan plasma darah kepada pasien covid. Hanya saja ia masih ragu untuk mendonorkan plasma darah, karena belum ada kepastian bahwa dirinya pernah positif covid. “Hanya rekapan excel. Saya rasa itu hal yang sulit dipercaya. Harusnya ada data yang jelas sehingga kita juga bisa membagikan plasma darah kepada warga yang membutuhkan,” jelasnya.

Sedangkan Mokrianus Lay pada kesempatan itu meminta agar Dinkes secepatnya mengeluarkan surat keterangan hasil pemeriksaan laboratorium.
“Bukan kita tidak percaya covid atau kita berpikir dinas meng-covid-kan kami. Tapi harus ada hasil pemeriksaan yang jelas,” ujarnya.

Terkait persoalan ini, awak media sudah berusaha menemui Kepala Dinkes Kota Kupang, drg. Retnowati siang tadi. Namun, drg. Retnowati sedang sibuk sehingga tidak menemui wartawan. “Ibu kadis lagi tanda tangan banyak. Katanya hari lain saja,” ucap salah satu staf Dinkes Kota Kupang.

Sebelumnya, drg. Retnowati menerangkan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya yang menyatakan 6 anggota DPRD Kota Kupang terkonfirmasi positif covid-19 sudah ada. “Pemeriksaan dari BBTKLPP itu memang ada. Dikasih kok laporannya,” sebut drg. Retnowati pada Rabu (24/2/2021) lalu. (rnc04)

  • 231
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed