oleh

Mahfud MD Sebut Bom Makassar Tak Terkait Agama, Itu adalah Teror

Iklan Demokrat

Jakarta, RNC – Menko Polhukam, Mahfud MD menyatakan, bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, tak terkait dengan agama manapun. Aksi tersebut disebutnya adalah teror dan kejahatan serius yang membahayakan ideologi negara, keamanan dan nilai-nilai sosial dalam masyarakat.

Mahfud MD mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahanh UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Perppu Nomor 21 2020 tentang Tidak Pidana Terorisme menjadi UU.

Iklan Dimonium Air

“Ini menurut Undang-Undang tersebut, ini adalah kejahatan serius, membahayakan ideologi negara, keamanan dan nilai-nilai sosial kehiudapan masyarakat, berbangsa dan bernegara, dan tidak berkaitan dengan agama apapun, ini adalah teror,” ujar Mahfud dalam konferensi persnya, Minggu (28/3/2021).

BACA JUGA: Terkait Bom Makassar, Wali Kota Kupang Minta Warga Tidak Terprovokasi

Untuk itu, kata Mahfud, Pemerintah mengutuk keras tindakan bom bunuh diri tersebut dan telah memerintahkan aparat penekak hukum dan aparat-aparat lain terkait tugas pemberantasan terorisme, untuk mencari dan mengejar pihak-pihak yang mengetahui, berhubungan atau jadi bagian dari kelompok terorisme.

“Pemerintah sejak dulu tidak pernah dan tidak akan pernah menolerir perbuatan mengarah teror dan tindak teror,” tegas Mahfud.

Sebagaimana diketahui, bom bunuh diri yang dilakukan oleh dua orang menggunakan motor di depan Gereja Katedral Makassar, telah menyebabkan 20 orang mengalami luka-luka.

(*/okz/rnc)

  • 301
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. benarkah hal itu tdk terkait agama?
    Pelaku ingin mati syahid. Dan yg diserang 1 tmpat ibadah dg bnyk umat yg sedang beribadah…

News Feed