oleh

Maumere International Choir Festival 2023 bakal Hadirkan Paduan Suara dari Luar Negeri

Kupang, RNC – Komunitas Peduli Pariwisata Flores (Komppas) bertemu Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi, Kamis (4/8/2022) di Gedung Sasando.

Pada kesempatan itu, Gubernur Viktor Laiskodat mengatakan, komunitas ini harus menjadi wadah untuk para seniman yang peduli dengan sektor pariwisata.
KOMPPAS Flores ini harus berperan aktif mengangkat potensi wisata di Provinsi NTT.

banner BI FAST

Ia berharap KOMPPAS bisa terus berkembang dan merangkul lebih banyak masyarakat yang memiliki perhatian terhadap sektor pariwisata di Provinsi NTT.

Gubernur juga menegaskan perlu banyak kreatifitas, aksi, atraksi dan inovasi yang melibatkan masyarakat lokal dalam mendorong kemajuan wisata secara komprehensif dari sisi alam, seni dan budaya.

Pada kesempatan itu, DR. Lusia Adinda Dua Nurak dari Komppas mengundang secara resmi Gubernur NTT menghadiri Maumere International Choir Festival 2023 di Kabupaten Sikka.

Lusia mengatakan salah satu kawasan di Indonesia Timur yang menarik untuk dikunjungi adalah Nusa Tenggara Timur (NTT) karena memiliki keunikan dan panorama alam yang mempesona. Kabupaten Sikka merupakan salah satu kabupaten yang berada di Pulau Flores mempunyai keberagaman budaya dan destinasi wisatanya memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun manca negara.

Untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang masuk di Provinsi NTT, khususnya di Kabupaten Sikka, KOMPPAS menawarkan program Promo Pariwisata Flores dalam bentuk Festival Paduan Suara Internasional di Maumere Kabupaten Sikka dengan sebutan “Maumere International Choir Festival 2023”. Kegiatan ini akan melibatkan 1.500 peserta, baik dari luar negeri maupun dalam negeri.

Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan Maumere International Choir Festival 2023, Theresia Gita Morata Dua Nurak menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun paduan suara Indonesia dan dunia lewat festival paduan suara dalam bentuk kompetisi, konser, edukasi dan kolaborasi. Kegiatan ini merupakan festival berkualitas tinggi di Indonesia yang bertaraf internasional. Tim juri yang dihadirkan memiliki reputasi dunia.

Baca Juga:  Sidang Majelis Klasis Kupang Barat Dibuka, Gubernur VBL Ajak Gereja Terlibat Tanam Kelor

Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kunjungan pariwisata secara khusus ke Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan adanya paduan suara dari dalam dan luar negeri maka bisa memberi multiplier effect dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya. (*/rnc)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *