oleh

Pleno di DPW, Partai Nasdem Tetapkan 6 Bakal Cabup-Cawabup TTS, Siap Dibawa ke DPP

Kupang, RNC – DPW NasDem NTT telah melaksanakan Rapat Pleno Pilkada kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Timur di Sekretariat DPW NasDem NTT, Sabtu (11/5/2024) siang. Khusus untuk Pilkada Kabupaten Timor Tengah Selatan, NasDem mengusulkan 6 nama terkuat ke DPP Nasdem untuk dipertimbangkan.

Diwawancarai usai Rapat Pleno tertutup itu, Ketua Bappilu DPD NasDem TTS, Hendrikus B. Babys menyampaikan Partai NasDem telah menjaring 13 nama bakal calon pupati dan 3 nama bakal calon Wakil Bupati TTS Periode 2024-2029. Para balon ini didapat dari hasil penjaringan yang tergelar selama 1 pekan oleh Tim 7 DPD NasDem TTS.

Ia mengungkapkan, semua nama para bakal calon telah dipresentasikan oleh DPD NasDem TTS dalam rapat pleno di tingkat DPW. Ketiga nama balon bupati dan tiga nama balon wakil bupati yang diusulkan ini mendapat poin yang tinggi dalam penilaian.

“Dan kita harapkan dari pleno yang sudah dilaksanakan secara terbuka itu bisa diantar ke pihak DPP, dan pada pihak DPP silahkan akan menilai kembali,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD NasDem TTS, Mathias Rupidara menyampaikan DPD belum bisa memastikan nama-nama yang mendapat peringkat 1 sampai 3 akan keluar sebagai Calon Bupati atau Wakil Bupati TTS yang bakal diusung oleh NasDem. Pasalnya hasil pleno di tingkat DPW masih harus dinilai oleh DPP NasDem.

Mathias menyebutkan tiga nama Balon Bupati TTS yang ditetapkan dalam pleno adalah Drs. Salmun Tabun, M.Si, Dr. Uksam B. Selan, S.Pi.,M.A, dan Dr. Marthen Tualaka, S.H., M.Si. Sedangkan untuk balon wakil bupati yakni Mathias J. Rupidara, Apris Adrianus Manafe dan Johny Army Konay.

Matias menjelaskan, nama-nama para balon ini mendapat nilai persentase tertinggi saat pleno di tingkat DPD NasDem TTS, sehingga dibawa ke DPW agar selanjutnya mendapat penilaian di tingkat DPP.

Baca Juga:  David Melo Wadu Dapat Surat Tugas dari DPP PDIP, Konsolidasi Pemenangan di Sumba Timur

“Pleno itu tentu kita melihat kelengkapan administrasi, cakupan visi dan misi sesuai pedoman dari DPP. Kita pakai itu sebagai ukuran dalam pleno tersebut,” pungkasnya. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *