oleh

Ratusan Rumah di Sikka Terendam Banjir Akibat Tingginya Curah Hujan

Iklan Demokrat

Maumere, RNC – Ratusan rumah warga di Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, terendam banjir akibat tingginya intensitas curah hujan yang menguyur selama dua hari, yakni Sabtu hingga Minggu (20-21/11/2021).

Tim Reaksi Cepat (TRC) di bawah pimpinan Kepala Seksi Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka, Yulens Siswanto, langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pemantauan, pendataan dan evakuasi.

Iklan Dimonium Air

Mereka kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial, dan aparat di tingkat kecamatan maupun kelurahan untuk melakukan penanganan di lokasi bencana secara bersama.
Dari hasil identifikasi Tim TRC BPBD Sikka, terdapat 118 unit rumah warga yang terendam banjir. Rinciannya, 120 kepala keluarga (KK) dan 528 jiwa, diempat kelurahan dalam wilayah Kecamatan Alok Timur.

Untuk wilayah pesisir Kelurahan Waioti, ada 101 rumah yang terendam banjir, dimana 103 KK dan 451 jiwa yang terdampak. Kemudian Kelurahan Beru, terdapat 13 rumah yang terendam banjir, dimana terdapat 13 KK dan 60 jiwa penduduk.

Sementara ada tiga rumah di Kelurahan Kota Baru, dengan tiga KK dan memiliki 11 jiwa penduduk. Sedangkan untuk Kelurahan Wairotang, terdapat satu rumah, yang dihuni enam jiwa.

Selain merendam rumah warga, ketinggian air yang mencapai lutut orang dewasa itu, membuat hewan peliharaan mati terseret banjir. Tak hanya itu, kecilnya saluran pembuangan air juga menjadi penyebab terjadinya genangan air hingga mengakibatkan ratusan rumah terendam banjir.

Sekretaris BPBD Sikka, Paskalis Paceli, yang terjun langsung ke lokasi bencana, telah berkoordinasi dengan Pastor Paroki Waioti, guna meminta tempat untuk dijadikan Posko Pengungsian Penanganan Banjir.

Hal ini dilakukan, sebagai langka antisipasi apabila terjadi lagi hujan dengan intensitas tinggi. Bila hal itu terjadi, maka warga bisa segera dievakuasi. BPBD Sikka juga menyiapkan dua mesin untuk mempercepat penyedotan genangan air.
Dengan mesin ini, maka hanya dalam tempo dua dua jam, genangan air bisa surut dan warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa. BPBD Sikka menghimbau warga agar mempersiapkan diri sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dipicu faktor cuaca, khususnya mengantisipasi potensi bahaya fenomena La Nina saat ini.(rnc24)

Baca Juga:  La Nina Mulai Mengancam, BPBD Sikka Imbau Warga Waspada

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed