oleh

Hadir di Sikka, Vox Point Indonesia Wadah Baru Gerakan Orang Muda

 

Maumere, RNC – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Vox Point Indonesia Kabupaten Sikka Periode 2021 – 2025, resmi dilantik oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Vox Point NTT, Herman Seran, di Gereja Stasi St. Gabriel Waioti, Sikka, Minggu (5/12/2021).

Iklan Dimonium Air

Vox Populi Institute Indonesia atau Vox Point Indonesia, merupakan sebuah ormas Kerasulan Awam (Kerawam) Katholik. Ormas ini menjadi wadah pergerakan dan pengkaderan, pemberdayaan dan kajian sosial politik serta kebangsaan, bagi umat Katolik di seluruh wilayah Indonesia.

“Ini menjadi bukti, kalau kehadiran Vox Point Sikka menunjukan eksistensi gerakan orang muda. Ini juga merupakan catatan baru bagi generasi Kabupaten Sikka,” kata Ketua DPW Vox Point Indonesia Sikka, Firmus Raf Martin, ST, di Hotel Sea World Club Maumere, usai dilantik.

Dia menambahkan, ada sebuah semangat dan catatan, mengapa Vox Point Indonesia hadir di Sikka. Menurutnya, sejak dia bergabung dan menjadi salah satu pendiri Vox Point di Papua, banyak tokoh – tokoh Papua yang simpati dengan ormas ini. Karena mengayomi seluruh komponen yang ada, baik akademisi, LSM, ASN, TNI/Polri.

“Perjalanan Vox Point di tanah Papua itulah, yang memberikan saya semangat baru untuk kembali dan berbakti kepada Nian Tana, sebagai putra daerah Kabupaten Sikka,” ujar mantan sekretaris DPD Vox Point Provinsi Papua, periode 2017 – 2020 itu.

Saat Vox Point Indonesia sudah berada di Sikka, dan ketika semua potensi digabungkan, maka Firmus minta tanggung jawab bersama dari seluruh pengurus dan anggota, untuk menjadikan Sikka sebagai pilot project Vox Point di seluruh Indonesia.

Dia mencontohkan, salah satu petani milenial di Sikka yaitu Yance Maring, yang mengembangkan sistem irigasi tetes menggunakan smartphone. Keunggulan yang dimiliki Yance ini, akan menjadikan sebuah potensi besar. Apalagi Yance juga sebagai pengurus Vox Point Sikka.

Baca Juga:  KPU Sikka Terima Hibah Tanah dari Pemkab

“Ketika anda ingin belajar tentang petani milenial, maka datanglah ke Sikka, ada Yance Maring dan masih banyak yang lainnya lagi,” kata Firmus.

Terkait soal politik, dia menegaskan, pihaknya tetap tegak lurus dan tidak pro ke partai manapun. “Saya minta semua pengurus dan anggota, harus tetap tegak lurus. Bahwa mendukung pemerintah, kita wajib mendukung. Tapi secara komunikasi politik, perlu kita bangun, jangan umbar-umbar di media sosial, pandangan politik kita juga harus berkualitas dan berbobot,” bebernya.

Sementara Ketua DPD Vox Point Indonesia NTT, Herman Seran, mengemukakan persoalan terbesar di NTT adalah kemiskinan, sehingga perlu didorong melalui pengembangan dan penguatan ekonomi. “Masalah ekonomi merupakan masalah bersama. Kita harus fokus di ekonomi, karena tanpa ekonomi yang kuat, kita akan terus terbelakang. Sikka adalah tempat, dimana koperasi berjalan dengan baik. Dan kalau kita bicara ekonomi kerakyatan, Sikka itu selalu disebut. Jadi saya minta teman-teman di Sikka, tolong pelopori itu melalui koperasi,” imbaunya.

Dia juga mengingatkan, agar ketika anggota Vox Point bicara politik, jangan hanya mereduksi sekedar urusan politik praktis, namun harus dijalankan melalui politik gagasan. Sehingga, Bonum Commune itu bisa berjalan lebih efektik, dan tidak salah kaprah.

“Kalau kita mau berdikari, maka kita harus punya pondasi yang kuat untuk menyokong orang muda kita. Tapi, satu yang tidak boleh kita lupa, kita membangun semua itu di atas Kristus,” tuturnya.

Sementara, Yohanes Handojo Budhisedjati, ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Vox Point Indonesia menuturkan, Vox Point merupakan sebuah ormas Katholik yang resmi dan sah, yang memperjuangkan hak-hak masyarakat melalui politik kemasyarakatan dan kenegaraan.

Handojo sapaannya, meminta kadernya tetap solid dan berjuang bersama, sehingga melahirkan kader muda Katholik yang siap menjadi pemimpin bangsa ke depannya. “Kami berharap, masyarakat dapat menerima keberadaan Vox Point Indonesia di Kabupaten Sikka,” ungkapnya.

Baca Juga:  Geger! Warga Sikka Temukan Kerangka Manusia

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, RD. Richardus Muga Buku (moderator), Ketua Dewan Pakar, Dr. Ir. Angelinus Vincentius, M.Si, (rnc24)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed