oleh

Sambut Paskah, Ratusan Jemaat Soleman Neonmat Pawai Obor Keliling Kampung

So’E, RNC – Minggu (31/03/2024), sekira pukul 03.00 Wita, ratusan jemaat GMIT Soleman Neonmat, Klasis SoE Timur, Timor Tengah Selatan menggelar pawai obor menyambut Paskah 2024. Pawai ini melintasi ruas jalan dalam wilayah pelayanan Jemaat GMIT Soleman Neonmat hingga batas Desa Pusu, Kecamatan Amanuban Barat.
Disaksikan Rakyat NTT.com, kegiatan jemaat setempat dalam menyambut Paskah 2024 dimulai dari pembuatan salib hingga obor. Setiap rayon juga memasang lampu-lampu di sepanjang jalan di wilayah pelayanan GMIT Soleman Neonmat.
IMG 20240330 WA0047
Ads
Pawai obor berlangsung 2 jam dari pukul 03.00 hingga pukul 05.00 Wita. Peserta pawai didominasi anak-anak, remaja dan pemuda. Sebelum pawai didahului doa oleh Majelis Jemaat Rayon di rayon masing-masing sebagai titik star pawai. Selanjutnya jemaat melintasi beberapa ruas jalan di wilayah pelayanan Jemaat GMIT Soleman Neonmat dan finis di halaman gereja.
Seluruh peserta kompak mengenakan pakaian hitam putih, merah dan pakaian adat. Jemaat berjalan beriringan dalam barisan dengan obor di tangan sambil menyanyikan lagu puji-pujian. Tiba di gereja, mereka langsung mengikuti kebaktian Minggu Paskah yang berlangsung sekira pukul 06.00 wita. Ibadah dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Soleman Noenmat, Pdt. Aplonia A Nalle – Mohodim, S.Th. Di akhir kebaktian dilakukan pelayanan jamuan kasih, dilanjutkan kegiatan pencarian telur paskah, menggambar dan mewarnai salib untuk anak – anak PAR di halaman gereja.
Kepada RakyatNTT.com, Ketua Panitia Hari Raya Gerejawi (PHRG) GMIT Soleman Neonmat, Pnt. Dr. Uksam B. Selan S.pi.MA akrab disapa Uksam, menjelaskan pawai obor merupakan salah satu kegiatan menyambut Paskah 2024 dan sebagai bentuk sukacita dimana umat Kristiani harus menjadi terang dan pembawa damai dan tetap tenang menghadapi badai yang menerpa serta terus merawat kehidupan agar menjadi berkat bagi sesama.
Uksam, yang juga Wakil Ketua Majelis Jemaat GMIT Soleman Neonmat, mengatakan peserta pawai obor kali ini diikuti oleh 700 orang jemaat yang berada di sebelas rayon. Tingginya antusiasme jemaat menjadi bukti nyata iman dalam kecintaan mengikuti keteladan Yesus sekaligus mengenang peristiwa sejarah kebangkitan Sang Juru Selamat yang membawa pembaharuan dalam hidup umat manusia.
Ia berharap Pawai Obor Paskah yang memecah keheningan pagi dengan nyala obor dan puji-pujian dapat dimaknai dan sebagai bukti ikut berbahagia atas kemenangan Kristus atas maut, karena dengan kebangkitan-Nya menyelamatkan manusia dan menghidupkan manusia dan mengalami kemenangan di dalam Kristus Yesus.
“Jumlah peserta pawai obor 700 orang berasal dari 11 rayon, yakni rayon, Neonmat A, Neonmmat B, Naime A, Naime B, Getsemani, Eno Nunuh, Bethania, Nifunaulan, Neonmat, Naime Eno dan Leonboko,” urai Uksam.
Menurutnya, sebenarnya ada beberapa kegiatan lain yang direncanakan digelar, tetapi  dipending karena jemaat berfokus untuk pembangunan rumah ibadat, sehingga kegiatan lomba menghias salib dan lomba-lomba lainnya ditunda ke tahun depan. (rnc26)
Baca Juga:  KPU dan Bawaslu TTS Resmi Digugat ke MK dan DKPP

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *