oleh

Seorang Nelayan di Kupang Jatuh ke Laut, hingga Kini Belum Ditemukan

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Wisyan Renaldi Markus (19), nelayan asal RT 06/RW 03, Dusun III, Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang hilang saat melaut, Senin (31/5/2021) subuh.

Korban yang diduga punya penyakit epilepsi itu jatuh dari perahu ketika hendak kembali ke darat. Ia jatuh di perairan pantai Panaf, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Iklan Dimonium Air

Awalnya, korban bersama ayahnya Jeferson Markus (54) dan Robi Patipeilohi (34), warga Kelurahan Batuplat, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang pergi melaut untuk memancing ikan menggunakan perahu motor milik ayah korban.

Karena air laut sudah surut, korban bersama ayahnya dan Robi langsung pulang dengan perahu. Saat pulang, korban duduk di bagian depan perahu motor yang dikemudikan ayahnya.

Namun dalam perjalanan pulang tepatnya di lokasi kejadian, korban terjatuh ke dalam laut. Sang ayah langsung melompat untuk menyelamatkan korban. Namun korban hilang dan tidak bisa ditemukan.

Mereka pun pulang untuk memberitahu keluarga lainnya di Desa Tablolong.

Peristiwa itu lalu dilaporkan ke Polsek Kupang Barat, Pol Airud Polda NTT dan Basarnas Kupang yang kemudian melakukan pencarian.

Pencarian dilakukan personel gabungan yakni Polsek Kupang Barat 8 orang, Satpol PP Kecamatan Kupang Barat 3 orang, Ditpolairud Polda NTT 15 orang, Basarnas 10 orang dan pihak masyarakat sesama nelayan sebanyak 20 orang.

Tim mengerahkan armada 1 buah kapal Polairud Polda NTT, 2 buah perahu karet dari Basarnas dan 5 unit perahu kayu dari masyarakat dan nelayan. “Hingga saat ini masih dilakukan pencarian dan belum menemukan korban,” ujar Kapolsek Kupang Barat Iptu Sadikin, SSos, Senin (31/5/2021). (*/rnc)

  • 224
    Shares
Baca Juga:  Mau Bom Ikan di Sabu dan Sumba, Nelayan NTB Dibekuk Polisi di Mabar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed