oleh

Soliditas Tim Kerja Adalah Obat Terbaik Untuk Kesembuhan Cabup Ngada Kristo Loko

Sabun Herbal Cyrus

Kupang, RNC – Bakal Calon Bupati Ngada Kristo Loko terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan Swab di Laboratorium Bio Molekuler RSUD W.Z. Johannes Kupang. Balon bupati yang berpasangan dengan Emanuel Dopo itu kini menjalani karantina mandiri dan mendapat perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Tentara Wira Sakti Kupang.

Sebagai bentuk dukungan agar Kristo Loko cepat sembuh, koalisi partai pendukung (PAN dan Hanura) melalui tim kerja/tim pemenangan tetap menjaga soliditas untuk memenangkan Paket Credo di Pilkada Ngada.

Kepada RakyatNTT.com, Kamis (10/9/2020), Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi NTT, Elias Koa mengatakan, setiap orang termasuk Kristo Loko tentu tidak menginginkan dirinya terinfeksi virus corona (Covid-19). Namun virus ini bisa menyerang siapa saja di dunia tanpa mengenal jabatan, suku, jabatan dan status sosial. Oleh karena itu, penderita harus diberi dukungan agar lekas sembuh. Bukan sebaliknya ditertawakan, apalagi dibuli.

Sebagai partai pengusung, Elias katakan, semua kader Hanura di NTT memberikan dukungan serta doa agar Kristo Loko lekas sembuh. Dan dukungan terbaik bagi kesembuhan Kristo adalah dengan menjaga soliditas diantara tim kerja. “Soliditas tim kerja adalah obat terbaik untuk kesembuhan pak Kristo. Oleh karena itu, calon wakil bersama tim kerja dan partai pendukung akan tetap bekerja keras di lapangan. Pak Kristo sendiri baru bisa ikut kampanye lagi kalau sudah benar-benar sehat,” ujarnya.

Sesuai arahan dan petunjuk Ketua DPD Hanura NTT, lanjut Elias, tim kerja harus tetap kompak dan tetap bekerja keras untuk mensosialisasikan Paket Credo kepada masyarakat. Khusus untuk kader dan struktur Partai Hanura di Ngada mulai dari tingkat DPC hingga ke tingkat anak ranting, Ketua DPD NTT juga instruksikan untuk tidak mengendurkan semangat dalam memenangkan Paket Credo. “Semangat kader Hanura di Ngada tidak boleh kendur. Peristiwa ini harusnya membuat kita lebih bersemangat dan tertantang untuk memenangkan paket Credo,” tegasnya.

Di akhir wawancara dengannya, Elias dengan tegas mengatakan Paket Credo tidak serta merta gugur hanya karena bakal calon bupati terkonfirmasi positif Covid-19. “Terkait apa yang dialami pak Kristo, tentu ada regulasi yang mengaturnya. Paket Credo tidak bisa digugurkan hanya karena pak Kristo positif Covid-19. Bakal calon hanya bisa gugur kalau tidak memenuhi syarat untuk dicalonkan,” ungkapnya. (rnc09)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed