oleh

Sudah 183 Kasus DBD, Dua Anak Meninggal, Ini yang Dilakukan Dinkes Kota Kupang

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Pada periode Januari hingga Februari 2020, sudah terdapat 183 kasus demam berdarah dengue (DBD). Data ini terekam dari semua Puskesmas yang ada di Kota Kupang.

Sesuai data yang dirilis Dinkes Kota Kupang di Puskesmas Sikumana terdapat 57 pasien DBD. Kemudian di Puskesmas Oepoi 27 kasus, Puskesmas Bakunase 22 kasus, Puskesmas Oesapa 18 kasus, Puskesmas Alak 18 Kasus, Puskesmas Penfui 14 kasus, Puskesmas Oebobo 10 kasus, dan Puskesmas Pasir Panjang 6 kasus. Kemudian Puskesmas Naioni 7 kasus, Puskesmas Manutapen 2 kasus, dan Puskesmas Kupang Kota 2 kasus.

Iklan Dimonium Air

Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Drg. Retnowati yang dikonfirmasi RakyatNTT mengatakan pasian yang meninggal tersebut terlambat dibawa ke Puskesmas. Saat dibawa oleh keluarganya ke Puskesmas, pasien sudah masuk kategori grade III. Pasien tersebut kemudian langsung dibawa ke rumah sakit.

“Para orangtua harus lebih peka. Jangan tunggu sampai sudah parah baru bawa ke rumah sakit,” kata Retno-sapaan karib mantan Kepala Dinas Sosial Kota Kupang ini.

Ia mengimbau warga Kota Kupang, khususnya ibu-ibu untuk memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak. Jika ada perubahan segera dibawa ke Puskesmas. Masyarakat juga harus menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air minum. Selain itu, harus menjaga kebersihan lingkungan.

“Lingkungan harus bersih sehingga nyamuk tidak bersarang, Tutup semua tempat penampungan air dan kubur semua barang bekas yang bisa menampung air,” kata Retno.

Dinas Kesehatan Kota Kupang juga melakukan sosialisasi secara masif, baik oleh petugas Dinkes maupun melalui Puskesmas. Dengan demikian diharapkan masyarakat lebih memahami pencegahan DBD. Selain itu, Dinkes juga terus gencar lakukan fogging di tempat-tempat yang rawan menjadi sarang nyamuk DBD. (rnc)

Baca Juga:  Sadis! Pedagang Dibacok Teman Kosnya hingga Tewas, Pelaku Serahkan Diri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed