oleh

Wali Kota: Kali Sudah Bersih, Masih Buang Sampah Kita Usir, Jangan Jualan Lagi

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Wali Kota Kupang,  Dr. Jefri Riwu Kore memantau hasil pekerjaan pembersihan kali  yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang di belakang Pasar Kasih, Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Senin (29/7/2019).

Walikota Jefri didampingi Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore-Manafe, Camat Kota Raja, Rudi Abubakar, Lurah Naikoten 1, Budi Izaac dan Kepala Bidang Kebersihan dan Limbah B3 Dinas LHK, Adi Pally.

Iklan Dimonium Air

Dalam kesempatan tersebut, Walikota yang dikenal dengan gaya blusukan ini berpesan kepada Camat, Lurah, RT/RW di lingkungan setempat agar terus mengontrol kebersihan kali yang dibersihkan dengan susah payah oleh pihak DLHK Kota Kupang.  Diketahui bahwa sampah yang menumpuk dalam kali belakang Pasar Kasih Naikoten 1 merupakan sampah yang dibuang para pedagang. “Saya serahkan lanjutan dari kebersihan kali ini kepada bapak camat, bapak lurah, bapak-bapak RT/RW di lingkungan ini, kontrol terus, jika ada yang masih buang sampah kita tindak tegas,” ujar wali kota.

Ketua RT 26 Rinto Nugraha yang datang menghampiri Walikota Kupang mengaku, usai DLHK membersihkan Kali dirinya dan warga sekitar sudah berani membuka jendela rumah dan menghirup udara segar, karena tak ada lagi bau menyengat dari dalam Kali, ia menyampaikan terimakasih kepada Walikota Kupang yang sangat serius memerangi sampah hingga dalam Kali.

Mantan anggota DPR RI dua periode ini mengimbau pedagang Pasar Kasih agar jangan membuang sampah lagi ke dalam kali. Jika masih buang, ia tak segan melarang oknum pedagang untuk  berjualan di pasar tersebut. Ia berharap peran serta PD Pasar untuk rutin memperhatikan hal ini. “Kalau masih buang sampah, kita bongkar lapaknya, dia tidak boleh jualan lagi.  Saya harap PD Pasar perhatikan rutin hal ini, ” tegas Jeriko sapaan akrab Walikota Kupang ini.

Baca Juga:  Penumpang Fery Rute Larantuka-Kupang Meninggal, Ini Kronologinya

Pekan sebelumnya, DLHK Kota Kupang mengeruk sampah dengan menggunakan excavator. Hal ini dilakukan berdasarkan permintaan Walikota Kupang untuk membersihakan jali tersebut.  Di lokasi ini belasan kandang babi milik warga yang dibangun di atas bantaran kali diratakan oleh petugas.  Upaya pembongkaran kandang babi dilakukan pihak DLHK dengan menempuh pendekatan persuasif dengan pemilik. (rnc02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed