oleh

Bersama Satgas Covid-19, Wali Kota Jeriko Ikut Operasi Prokes Kasih

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore pada Kamis (28/1/2021) malam, bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kupang turun langsung dalam operasi Protokol Kesehatan Kasih (Prokes Kasih) di beberapa titik.

Sebelum turun lapangan, wali kota memimpin apel Prokes Kasih di halaman balai kota. Pada kesempatan itu, ia meminta Sekretaris Daerah Kota Kupang untuk lebih cepat memproses pengadaan mesin oksigen agar bisa memenuhi kebutuhan oksigen di Kota Kupang yang sempat berkurang karena bertambahnya pasien Covid-19.

Iklan Dimonium Air

BACA JUGA: Positif Covid-19, Bos Glory Swalayan Meninggal saat Isolasi Mandiri

“Tolong cek peralatan-peralatan kesehatan kita. Yang harus kita kerjakan segera adalah bagaimana kita mengantisipasi oksigen yang semakin berkurang. Walaupun di rumah sakit Kota sendiri, belum begitu terasa, tapi kita sudah siap dari sekarang. Untuk itu saya instruksikan pak Sekda untuk beli mesin oksigen dan tidak ada pilihan lain. Saya tidak mau tahu besok ada pesanannya. Karena kami sudah laporkan secara lisan kepada bapak Ketua DPRD mengenai keadaan kita, sehingga kita perlu refocusing anggaran kita. Termasuk pembiayaan lain,” kata Jeriko-sapaan karib wali kota.

Ia juga meminta agar seluruh lokasi yang didatangi satgas dan warga yang masih melawan atau tidak menaati instruksi pemerintah Kota Kupang agar diberi saksi tegas. Jika masih ada pusat perbelanjaan yang melanggar edaran wali kota maka sebaiknya ditutup.

“Kalau untuk warung silakan buka, tapi harus patuhi protokol kesehatan, dan yang beli silakan tapi dibungkus dan makan di rumah,” ujar mantan anggota DPR RI dua periode ini.

BACA JUGA: Sore Tadi, Pasien Covid-19 Kabupaten Kupang Meninggal di RSB

Ia memberikan apresiasi pada seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang yang telah ikut terlibat dalam operasi Prokes Kasih selama ini. “Minta kerelaan kawan-kawan semua untuk menjaga, mengontrol semua kondisi di lapangan. Supaya sesuai dengan aturan-aturan yang sudah kita buat bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Data Covid-19 NTT 29 April: Tambah 49 Positif, 4 Meninggal Dunia

“Kita tidak bisa membiarkan orang-orang melanggar aturan ini. Kita akan megambil tindakan tegas terhadap orang-orang yang melanggar protokol kesehatan,” tegas Jeriko.

Jeriko menegaskan, Satgas tidak usah ragu-ragu dalam menegakkan aturan. Jika diberi peringatan namun masih berbuat, maka harus diberi tindakan tegas. “Kalau kemarin sudah diingatkan dan hari ini masih langgar kita langsung tutup. Toko-toko kita tutup, restoran kita buka dengan persyaratan yang beli makanan dan silakan membawa pulang makanannya, tidak boleh makan di situ. Ini catatan kita,” katanya. (rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed