oleh

BMPS NTT Siap Bukukan 39 Karya Tulis Guru-guru Swasta Kota Kupang

Kupang, RNC – Sebanyak 50 orang peserta pelatihan menulis yang digelar Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT telah menyelesaikan pelatihan, Jumat (6/11/2020). Sebanyak 39 artikel populer dihasilkan oleh para peserta. Karya tulis ini akan dibukukan.

Untuk diketahui, pelatihan menulis ini dilaksanakan selama 3 hari, yakni 4-6 November 2020 difasilitasi oleh Media Cakrawala NTT serta didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang.

Dalam sambutannya saat seremoni penutupan, Jumat kemarin, Pimpinan Umum Media Cakrawala NTT, Gusty Rikarno memberikan apresiasi atas keterlibatan para guru sekolah swasta di Kota Kupang yang masih memberikan waktu dan mau menuangkan gagasan serta pikiran dalam pelatihan penulisan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan para guru untuk berliterasi adalah langkah awal menyumbang energi positif dalam suatu gerakan bersama yang bertujuan mewujudkan generasi yang baik dari saat ini.

“Hari ini kita bersama sudah menapaki langkah pertama itu. Dan ada 39 tulisan yang dihasilkan, dan 39 karya ilmiah popular adalah karya kita sendiri,” katanya.

Ia mengaku bangga terhadap semangat para guru yang telah menghasilkan karya yang cukup bagus. Menurutnya, para guru yang dilatihnya sejak awal belum begitu tahu bagaimana cara menulis, namun akhirnya mampu menghasilkan karya yang bagus.

BACA JUGA: BMPS NTT Gelar Festival Bolelebo dan Pensi Online bagi Sekolah Swasta, Ini Cara Daftarnya

Sementara itu, Ketua BMPS NTT, Winston Neil Rondo menyampaikan bahwa lembaganya akan terus memberikan perhatian penuh pada dunia pendidikan swasta di NTT. Hal yang dilakukan saat ini adalah meningkatkan kapasitas para pengajar.

“Kami ingin bapak/ibu menjadi pionir. Menjadi pembuka jalan budaya literasi di sekolahnya. Silakan kalau ada bisa buatkan materi kecil untuk menulis bagi siswa,” ajaknya.

Menurutnya, BMPS akan berkoordinasi dengan Pemerintah agar kegiatan serupa ke depannya akan terus dilaksanakan bagi para guru yang ada di NTT. Bahkan, khusus untuk SD dan SMP swasta se-Kota Kupang akan direkomendasikan agar diperhatikan oleh Pemerintah Kota Kupang.

Sebagai tindak lanjut dari 39 karya tulis yang telah dibuat, Winston mengatakan akan dijadikan sebuah buku. “Dalam bulan Januari atau Februari sudah finalisasi bukunya. Kita kan launching bukunya. Saya percaya bahwa kebaikan itu akan menular. Dia akan mempelopori dan menjadi pionir bagi yang lain,” pungkasnya. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed