oleh

Covid-19 Melonjak, RSUD Johannes Hampir Penuh, Tersisa 6 Tempat Tidur

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Lonjakan kasus positif Covid-19 di NTT, khususnya Kota Kupang membuat sejumlah rumah sakit penuh. Salah satunya RSUD Prof. Johannes. Dari 45 tempat tidur di 5 ruang isolasi, saat ini hanya tersisa 6 tempat tidur.

Kepada RakyatNTT.com, Senin (5/7/2021), Wadir Pelayanan RSUD Prof. dr. W.Z. Johannes, dr. Stef Soka menyampaikan, peningkatan kasus Covid-19 setiap hari membuat pihak rumah sakit harus ekstra memberikan pelayanan. Ruangan isolasi tambahan pun sedang dipersiapkan.

Iklan Dimonium Air

“Antisipasinya kita tetap mengikuti apabila ada penambahan jumlah pasien. Jadi kita menyiapkan ruang-ruang apabila terjadi penambahan pasien,” ungkapnya.

Ia mengatakan sejauh ini ada 5 ruang isolasi dengan 45 tempat tidur yang beroperasi. Dari jumlah itu, yang sudah terisi sebanyak 39 tempat tidur. “Masih ada sekitar enam bed yang kosong yah,” katanya.

Terkait video yang beredar yang memperlihatkan tenda darurat, Stef mengatakan, tenda itu hanya diperuntukkan untuk layanan test swab atau rapid-antigen kepada pasien yang membutuhkan. Jadi tidak benar isu yang mengatakan semua ruang isolasi sudah penuh.

“Sementara kalau pasien yang mau rapid maka kita buatkan tenda itu agar tidak berpanas-panasan,” ujarnya.

Selanjutnya, terdapat 1 ruangan dengan 12 bed atau tempat tidur yang sedang dipersiapkan apabila ada lonjakan kasus Covid-19 ke depannya. Saat ini sementara pasien yang dirawat didominasi orang dewasa. Ada juga beberapa pasien anak-anak.

Stef berharap agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan yang diedarkan pemerintah. Sebab hingga hari ini, lonjakan kasus masih terus terjadi.

Pihaknya juga khawatir jika jumlah kasus terus melonjak maka rumah sakit bisa saja kewalahan dalam memberikan pelayanan. Bahkan para petugas juga bisa terpapar. “Kemungkinan kita dalam satu dua bulan masih bisa saja ada peningkatan, jadi kita harapkan masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan karena kita perlu antisipasi apabila terjadi lonjakan yang luar biasa,” pungkasnya. (rnc04)

  • 426
    Shares
Baca Juga:  Lanjutkan PPKM Level IV, Ada Pelonggaran untuk Usaha Kecil

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed