PKM yang dilakukan dosen-dosen dari Program Studi Kepemimpinan Kristen itu berlangsung selama dua hari, yakni 31 Juli sampai 1 Agustus 2023 bertempat di Taitnama, Klasis Kupang Timur.
Tercatat sebanyak 5 dosen 1 mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini, yakni Tince D. Koroh, M.Pd selaku Ketua Tim PKM, dengan anggotanya masing-masing Melti M. Fomeni, M.Pd, Nusriwan Chr. Soinbala, M.Pd dan satu orang mahasiswa, Olivia Kase.
Kegiatan PKM bertajuk “Seminar Kepemimpinan Pelayan (Servent Leadership) Untuk Membangkitkan Motivasi Pelayan Di kabupaten Kupang” yang dibawakan oleh Roberto G. Hilly, M.Pd, dengan Tema “Sering Kepemimpinan Pelayan (Servant Leadership)” selaku narasumber pertama pada kegiatan ini. Dilanjutkan dengan pemateri ke dua yang dibawakan oleh Yuvine M.C. Noach, M.Si dengan Tema, “Menyatu dengan Emosi” Memahami Peran Kecerdasan Emosional Dalam Kepemimpinan Pelayan (Servent Leadership) dan penerapan teknik Butterfly hug bagi pendeta”.
Dilanjutkan dengan pemateri ketiga yang dibawakan oleh Sulistyastuti Sutomo, S.Pd. M.Hum bersama tim dari Rumah Ekonomi Kreatif dengan Tema “kepemimpinan dan inovasi” (membuat kerajinan handmade dari kain tenunan/perca).
PKM ini untuk melatih para Pendeta dalam menjalankan tugas dan panggilan sebagai pelayan. Pelatihan ini difokuskan pada kepemimpinan yang melayani dan mengembangkan keterampilan serta memunculkan inovasi dalam melakukan pelayanan pada jemaat dan merefleksikan berbagai jenis tekni untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas individu sebagai warga jemaat agar dapat berkontribusi secara produktif kepada pelayanan, juga kemampuan berpikir mengggunakan konsep, prosedur, fakta dan alat atau teknik untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai jemaat yang memberi teladan kepada orang lain. Kegiatan PKM ini juga untuk melatih pendeta agar berinovasi dalam bentuk kerajinan untuk diajarkan pada jemaat sehingga dapat membantu ekonomi jemaat.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Tince D. Koroh, M.Pd selaku Koordinator Program Studi Kepemimpinan Kristen yang juga merupakan Ketua Tim PKM. Peserta berjumlah 15 orang yang terdiri dari 13 Pendeta, 1 orang diaken dan 1 orang Pengajar.
Tince, selaku ketua Tim PKM mengatakan pelatihan tersebut dilakukan agar menata Kepemimpinan Pelayan yang ada pada klasis Kupang Timur. Menurutnya, pemilihan lokasi di klasis Kupang Timur karena merupakan Klasis yang belum mendapatkan materi tentang pemimpin pelayan, namun sudah menerapkan tipe pemimpin pelayan, sehingga PKM dilakukan sebagai bentuk penguatan bagi para pendeta dan juga jemaat.
Pendeta, Asih N. Johanes-Takalape, menyampaiakan terima kasih kepada dosen-dosen IAKN Kupang karena sudah memikirkan mereka yang ada di pedesaan untuk melihat kekurangan-kekurangan dalam pelayanan di desa. Ia berharap ke depan dosen-dosen dari IAKN Kupang dapat kembali dan berbagi dengan jemaat khususnya pemuda-pemudi yang ada di klasis Kupang Timur tentang penataan pelayanan serta kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat mengembangkan keterampilan, inovasi dan menjadi orang yang tidak hanya mementingkan diri sendiri melainkan memberikan pelayanan kepada orang lain tampa meminta balasan.
Nusrwan Chr. Soinbala, selaku Moderator melihat bahwa para peserta sangat antusias dalam mengikuti seminar tersebut. Menurut peserta, seminar tentang pemimpin pelayan seperti ini baru pertama kali mereka dapatkan. Sehingga mereka juga berharap kedepan kegiatan yang berkaitan dengan penataan pelayanan yang kreatif, inovatif juga melayani terus dilakukan. (rnc)
Editor: Semy Rudyard H. Balukh
Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com














