PSKK vs Perss SoE: Di Antara Mengulang Sejarah atau Ciptakan Sejarah Baru

ETMC 2022, Olahragadibaca 612 kali

Lewoleba, RNC - Pertandingan sepak bola babak 16 besar Kualifikasi Liga 3/ETMC XXXI Lembata antara PSKK Kota Kupang melawan Perss SoE diibaratkan sebagai duel para mantan juara di antara mengulang sejarah atau menciptakan sejarah baru.

Pasalnya, head to head antara Laskar ‘Abu Nae’ julukan PSKK Kota Kupang dan ‘Laskar Cendana’ Perss So’e selalu dimenangkan PSKK Kota Kupang.

Pada babak 16 besar ETMC XXXI Lembata, Senin (19/9/2026) pagi ini, PSKK Kota Kupang berpotensi mengulang sejarah dan mengukir kemenangan melawan Perss SoE untuk kelima kalinya. Begitu pula sebaliknya, Perss SoE juga berpotensi menciptakan sejarah baru untuk memenangkan pertandingan untuk kedua kalinya melawan PSKK Kota Kupang.
Apalagi, jika dibandingkan dengan rapor Perss SoE pada babak penyisihan grup ETMC kali ini yang terbilang baik, karena keluar sebagai juara grup, dengan satu kali memenangkan pertandingan, dan dua kali ditahan imbang. Sedangkan, PSKK Kota Kupang, beruntung karena berhasil lolos dari lubang jarum. Hal ini disebabkan karena dari tiga laga yang telah dilakoni, hanya satu kali memenangkan pertandingan, sisanya ditahan imbang dan menelan sekali kekalahan.

Dari informasi yang diterima RakyatNTT.com, sebanyak lima kali pertemuan antara PSKK Kota Kupang melawan Perss SoE selalu dimenangkan PSKK. “Sejauh pengetahuan saya lima kali bertemu, SoE satu kali Menang, dan mereka juara itu,” ungkap Manajer PSKK Kota Kupang, Celly Nganggus, Minggu (18/9/2026).

Perss soe 1
Perss SoE

Dahulu, kekalahan yang sering dialami oleh Perss SoE lantaran pada saat itu pembinaan sepak bola Perss SoE masih minim. Walau demikian, sekarang pendidikan sepak bola usia dini sudah hampir sama. “Beta lihat berbeda. Dulu itu SoE sering kalah karena pembinaan sepak bolanya itu masih minim. Sekarang pendidikan sepak bola usia dini itu hampir sama. Jadi, besok ini pasti seru. Kita permainannya sama, bola-bola pendek,” kata Celly.

Lebih lanjut dikatakan Celly, striker dan pemain sayap Perss SoE memiliki kecepatan yang bagus. Kendati demikian, PSKK Kota Kupang telah mengantisipasi dengan bek maupun libero yang sama-sama memiliki kecepatan mumpuni untuk mengimbangi kecepatan pemain lawan.

“Perrs SoE itu materi pemainnya itu fisiknya bagus, kerjasama tim-nya juga bagus, karena kami sering bertemu jadi sudahlah. Kami sudah punya strategi-strategi untuk menghadapi Perss SoE besok,” katanya.

Ia menambahkan, dalam tiga pertandingan terakhir babak penyisihan grup, pemain inti PSKK Kota Kupang mengalami cedera, namun pada babak 16 besar pemain yang sebelumnya cedera kini telah sembuh dan siap untuk bertanding. Untuk menghadapi Perss SoE akan ada perubahan pemain pada lini depan. Sedangkan, pada lini tengahnya tetap.

“Lini tengah kami solid. Hanya kami bergantung pada arahan pelatih untuk bermain seperti apa. Sedangkan lini pertahanan, salah seorang pemain yang sebelumnya mendapatkan akumulasi kartu, kini dapat bermain kembali,” katanya sembari memberikan pesan kepada supporter agar menunjukkan sepak bola yang sportif.

“Untuk para supporter berikan fair play dan tunjukkan sepak bola yang sportif. Itu yang paling penting karena sepak bola itu seni dan kita harus menunjukkan seni dalam bermain sepak bola,” imbuhnya.

Sementara itu, Manager tim Perss So’E, Jemi Malengsang, Jumat (16/9/2026) di Stadion Gelora 99, mengatakan Perss SoE berstatus sebagai mantan juara ETMC tahun 2000. Pernah juga menjadi juara 3 di Alor, dan berada pada fase semifinal di ETMC. Sedangkan, pada Liga 3/ETMC babak penyisihan grup, semua pemain pada setiap lini sudah menjalankan tugasnya dan bermain dengan sangat baik.
“Tetapi hampir semua pemain yang berada pada masing-masing posisi itu kalau kami amati sudah menjalankan tugasnya masing-masing dari setiap pertandingan yang mereka sudah jalani dan itu sudah kami anggap bahwa masing-masing berperan sesuai dengan posisi masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan tetap mempertahankan performa yang ada, tetapi untuk pemasangan pemain akan disesuaikan dengan kondisi yang akan dihadapi nanti.

Lebih lanjut dikatakan Jemi Malengsang, pihaknya bertekad memenangkan pertandingan dan berusaha sampai ke final atau semifinal.

“Kami bertekad menang. Kami tidak ada janji yang muluk-muluk tetapi kami akan tetap berusaha untuk kami sampai ke babak semifinal bahkan mungkin bisa sampai ke babak final,” imbuhnya. (rnc27)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *