oleh

PT Pupuk Kaltim Sukses Budidaya Jagung di Rote, Hasilkan 14 Ton Per Hektar

Ba’a, RNC – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui Program Agrosolution berhasil meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung di Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Program ini menggandeng Kelompok Tani (Poktan) Hidup Baru Kelurahan Olafuliha’a, Kecamatan Pantai Baru, untuk budidaya jagung Hibrida Bisi II. Ini merupakan program Agrosolution pertama di Kabupaten Rote Ndao dengan hasil panen rata-rata mencapai 14 ton per hektare (Ha).

banner BI FAST

Panen raya dilaksanakan manajemen Pupuk Kaltim bersama Pemkab Rote Ndao dan pihak perbankan dan koperasi. Panen raya bertempat di kebun jagung Poktan Hidup Baru, Kelurahan Olafuliha’a, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Kamis (24/11/2022) sore.

Disaksikan RakyatNTT.com, hadir dalam panen raya itu, Agronomis Pupuk Kaltim, Ibrahim Battu, Dandim 1627/Rote Ndao, Letkol Inf. Bayu Panji Bangsawan, S.Si, M.Han, Asisten II Sekda Kabupaten Rote Ndao, Armis Saek, ST, Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Ronalina Sigar, Plt. Camat Pantai Baru, Mat Y. Poy, M.Kes, Danramil 1627-02/Pantai Baru, Kapten Kav. Agustinus Dida Nada, Koordinator BPP Olafuliha’a, Venasius Gampur, SST, Penyuluh Pertanian, Antonia Bengngu, SST dan Ketua Poktan, Yabner Nggaluama dan Anggota Poktan Hidup Baru.

Turut hadir pihak perbankan di antaranya Pimpinan Bank NTT Capem Pantai Baru, Barak A. Nuban, perwakilan BRI Cabang Rote, Bank BNI Rote dan Koperasi Kredit (Kopdit) Swastisari dan Kopdit Sehati. Hadir juga Kepala Cabang PT. Seger Agro Nusantara, Kingdom Pandiangan dan Staf Ramli Saragih selaku Offtaker/pembeli Jagung.

Agronomis Pupuk Kaltim Ibrahim Battu, mengungkapkan panen raya program Agrosolution di Poktan Hidup Baru, Kelurahan Olafuliha’a ini merupakan program pendampingan yang dilakukan PT Pupuk Kaltim bagi petani setempat, sekaligus merupakan yang pertama di Kabupaten Rote Ndao.

Program Agrosolution ini merupakan program kemitraan sebagai upaya memberikan solusi menuju masyarakat petani mandiri, guna meningkatkan produktivitas hasil serta pendapatan petani melalui penggunaan input pertanian non subsidi.

Baca Juga:  Paskalis Subarjo Nahkodai Biduk HAKLI Rote Ndao Periode 2023-2028

“Tujuan kita menjadikan petani mandiri yang tidak cuma bergantung pada pemerintah yang pada ujung-ujungnya mungkin belum mendapatkan bantuan akhirnya menyalahkan pemerintah, ini kurang, itu kurang. Jadi ini solusinya petani cuma menyediakan tenaga saja,” jelas Ibrahim.

Menurutnya, hasil panen perdana untuk luasan kurang dari 10 hektar  bisa dihitung potensi pendapatan petani/ha. Sesuai hasil ubinan diperoleh hasil 14 ton/ha. Jika diperhitungkan eror, maka tepatnya adalah 10 ton/ha. Dari 10 ton/ha itu, jika 1 kilogram (Kg) jagung dihargai terendah Rp4.000,- maka total sebesar Rp40 juta. Dan jika dikurangi modal petani Rp10 juta/ha, maka keuntungan petani mencapai Rp30 juta/ha. Jika dibagi dalam tiga bulan masa kerja maka petani mendapat keuntungan Rp10 juta/bulan.

Ini salah satu solusi dari PT Pupuk Kaltim untuk mendorong produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di Indonesia. Khususnya di kabupaten terselatan NKRI, Kabupaten Rote Ndao. “Untuk perdana ini luasan lahan contoh yang ditanami petani kurang dari 10 hektar dengan hasil rata-rata 14 ton/ha. Ini belum memenuhi target, karena sebelumnya ditargetkan 200 lebih ha,” kata Ibrahim.

Lebih lanjut ia menjelaskan tujuan dihadirkan pihak lembaga keuangan agar dapat melihat secara langsung hasil yang dicapai petani jagung melalui pendampingan yang dilakukan oleh Pupuk Kaltim. Dengan demikian, ke depan diharapkan lembaga keuangan dapat memberikan modal untuk petani tanpa ragu-ragu.

Dalam panen raya ini juga hadir perusahaan offtaker/pembeli jagung, PT. Seger Agro Nusantara yang akan membeli semua hasil panen jagung poktan Hidup Baru ini. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat dapat termotivasi dengan capaian awal ini dan mau berbudidaya jagung melalui pembinaan dari Pupuk Kaltim.

Ia berharap lembaga-lembaga keuangan dapat berkolaborasi dengan baik agar melalaui kemitraan ini dapat memajukan Rote Ndao dan membantu mensejahterakan masyarakat.

Baca Juga:  Paskalis Subarjo Nahkodai Biduk HAKLI Rote Ndao Periode 2023-2028

Keberhasilan project Agrosolution perdana di Rote juga atas dukungan  dari PT. Nufarm (pestisida), PT Bissi (benih) dan distributor Roda Tani Kupang.

Sementara itu, Asisten II Sekda Rote Ndao, Armis Saek, saat membuka secara resmi panen raya jagung itu mengapresiasi program agrosolution Pupuk Kaltim. Proyek ini menurut Armis, sangat membantu masyarakat petani di Kabupaten Rote Ndao. Program ini juga turut mendukung program Gubenur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yakni tanam jagung panen sapi (TJPS).

“Kita menyambut baik dan berterima kasih kepada PT Pupuk Kaltim bersama mitra kerja perbankan, koperasi dan offtaker dalam mendukung masyarakat dan Pemda Rote Ndao, sekaligus menunjang program yang sedang digalakkan oleh Pak Gubernur yakni tanam jagung panen sapi,” ujar Armis Saek.

Menurutnya, pada zaman dahulu jagung merupakan makanan pokok orang Rote. Ia mengaku pernah merasakan hal itu sekitar tahun 1960-an hingga 1970-an. Namun untuk saat ini komoditas jagung sangat minim di Kabupaten Rote Ndao sementara kebutuhan jagung sangat besar. “Saya juga berterima kasih karena PT Pupuk Kaltim yang juga melakukan pendampingan sejak dari penanaman hingga panen dan menyediakan offtaker,” kata Armis.

Untuk itu, ia berharap hasil yang dicapai terus ditingkatkan dan project Agrosolution Pupuk Kaltim ini tidak hanya terhenti pada poktan di Kelurahan Olafuliha’a, tetapi menyebar untuk semua desa di Kecamatan Pantai Baru hingga semua poktan di Kabupaten Rote Ndao.

Ia juga berharap para petani di Kabupaten Rote Ndao dapat termotivasi dengan capaian yang diperoleh dari kerja sama ini. Semua mitra yang bekerja sama dalam project agrosolution ini terus membantu masyarakat Rote Ndao agar Kabupaten Rote Ndao semakin maju dan petaninya semakin sejahtera.

Baca Juga:  Paskalis Subarjo Nahkodai Biduk HAKLI Rote Ndao Periode 2023-2028

Armis berpesan agar Dinas Pertanian melalui penyuluh pertanian lapangan dapat berkolaborasi dan bekerja sama dengan Pupuk Kaltim dalam melalukan pendampingan budidaya jagung mulai dari penanaman hingga panen.

Plt. Camat Pantai Baru, Mat Y. Poy, mengatakan program agrosolution Pupuk Kaltim sangat membantu dan memberdayakan kelompok tani dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. Ia juga berterima kasih karena Pupuk Kaltim telah memilih Kelurahan Olafuliha’a sebagai pilot project program agrosolution Pupuk Kaltim pertama di Kabupaten Rote Ndao.

“Saya atas nama masyarakat Pantai Baru menyampaikan terima kasih banyak atas perhatian ini karena ini sesuatu yang cukup luar biasa. Sejak tadi kita berdiskusi dengan Bapak Dandim dan pihak Pupuk Kaltim ternyata khusus untuk komoditas jagung memiliki prospek yang bagus untuk ke depannya. Sementara rupa-rupanya Kecamatan Pantai Baru ini menjadi contoh dan pertama di Kabupaten Rote Ndao,” kata Mat.

Mantan Kepala Puskesmas Korbafo ini juga berharap program ini tidak hanya terhenti pada satu kelompok, tetapi berkembang ke 16 desa lainnya di Kecamatan Pantai Baru, sehingga meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Cabang PT Seger Agro Nusantara, Kingdom Pandiangan, mengatakan perusahannya merupakan perusahaan offtaker/pembeli jagung pertama di NTT. Wilayah serapannya mencakup Pulau Timor, Rote Ndao dan Sumba. “Kami melayani pembelian jagung, komposit/OPV dan hibrida berwarna merah dan kuning kering pipil dengan kadar air maximal 17%,” ujar Kingdom.

Menurutnya, layanan pembelian, baik langsung ke petani maupun pembeli lokal dalam muatan 1 karung, mobil pick up, truck maupun dalam jumlah besar atau container. (rnc12)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *