oleh

Ridwan Kamil ibarat Bunga yang Sedang Mekar

Iklan Covid Walikota Kupang

Jakarta, RNC – Dua hari berturut-turut, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, didatangi dua ketua umum parpol. Kang Emil-sapaan Ridwan Kamil-makin laris manis.

Pertama, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY. Emil menerima kunjungan AHY di rumah dinas Gubernur Jabar, Gedung Pakuan, Jumat (4/6). Emil pun mengajak AHY berkeliling Kota Bandung dengan motor klasik miliknya.

Iklan Dimonium Air

Dengan mengenakan jaket jeans biru, Emil membonceng AHY lengkap dengan helm dan masker. Mereka berkeliling di Kota Bandung dan menuju ke salah satu tempat makan dan makan bersama di Nara Park Ciumbuleuit, Kota Bandung.

Maklum, AHY punya kenangan pribadi di Kota Kembang itu. Selain sempat bersekolah, AHY juga jatuh cinta dengan isterinya, Annisa Pohan di Bandung.

Saat AHY turun dari sepeda motor, Emil menirukan gaya pengemudi ojek online ke penumpangnya. “Tadi Mas AHY pesan ojek, tapi yang datangnya saya,” kata Emil. “Sesuai aplikasi ya, luar biasa dibonceng oleh Kang Emil,” timpal AHY.

Setelah itu, mereka beranjak di suatu tempat makan dan mengadakan pertemuan tertutup. Usai melakukan pertemuan, mereka menggelar konferensi pers. Dalam kesempatan itu, Emil dan AHY pun saling melempar pujian.

Meski begitu, keduanya membantah bila disebut membicarakan pilpres 2024. “Bicara 2024, saya pikir masih cukup jauh. Saya tidak ingin terlalu banyak berspekulasi. Tapi bicara soal politik sudah pasti, namanya juga politisi,” kata AHY.

Di akhir kunjungan, AHY memberi kaos berwarna hitam bertuliskan “Muda Adalah Kekuatan” kepada Emil.

Sehari kemudian, Emil didatangi Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto. Mereka sarapan bersama dan menggelar rapat tertutup di salah satu hotel mewah di Bandung.

Dari foto yang dipasang Emil di Instagramnya, terlihat keduanya sangat mesra sampai tertawa bareng. Pertemuan dihadiri petinggi Golkar lainnya, seperti Agus Gumiwang Kartasamita.

Baca Juga:  Relawan Dorong Duet Mega-Prabowo Diulang di 2024

Usai rapat, Emil dan Airlangga foto bareng di balkon hotel dengan pose adu kepal tangan. Emil tampil dengan mengenakan kaos polo shirt berwarna kuning dan dibalut dengan jas abu-abu. Sedangkan Airlangga mengenakan batik putih bercorak biru.

Bagaimana penilaian pengamat melihat kunjungan 2 ketum parpol ke Emil ini? Pengamat hukum dan politik dari Universitas Parahyangan, Bandung, Prof. Asep Warlan Yusuf menilai, Emil tengah jadi bidikan sejumlah partai politik untuk pilpres 2024. Bahkan, dia menganalogikan Emil seperti bunga yang sedang mekar. Wanginya bikin banyak kumbang datang menghampiri.

Dia menjelaskan, ada tiga hal yang bikin Emil dilirik. Pertama, sebagai kepala daerah yang memiliki popularitas cukup tinggi. Kedua, dari berbagai hasil survei, Emil memiliki tingkat keterpilihan cukup baik. Kemudian, dia bukan kader partai politik, sehingga tokoh partai politik akan lebih leluasa mendekatinya.

“Beda halnya kalau kader partai biasanya orang sudah mulai jaga jarak,” katanya dilansir Rakyat Merdeka.

Namun, kata Asep, Emil punya perbedaan dengan Anies Baswedan. Meski sama-sama tidak berpartai, tapi Emil tidak memiliki hatters sebesar Anies. Karena itu, dia memprediksi bukan hanya Partai Demokrat dan Golkar, tapi juga partai politik lainnya akan mendekatinya. Termasuk PDIP.

Sebelumnya, Emil memang sudah menyatakan siap nyapres di 2024. Bahkan, dia mengaku sudah punya pengalaman selama bertahun-tahun menjadi kepala daerah. Jadi kalau memang takdir mengizinkan dirinya untuk maju pada pilpres 2024 mendatang, ia siap.

Namun begitu, kata Emil, berbicara mengenai pilpres, ada tiga syarat yang harus dipenuhi, yakni elektoral, modal, dan dukungan partai. Dari ketiga syarat itu, ia mengaku baru memiliki syarat elektoral. (*/rmc/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed