Iklan Covid Walikota Kupang

Jakarta, RNC - Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (pileg) 2026 dijadwalkan dimajukan dan digelar pada 24 Februari 2026. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menyatakan pihaknya mendukung keputusan tersebut.

“Setuju, keputusan itu sudah dibahas secara mendalam di RDP (rapat dengar pendapat) Komisi II (DPR),” kata Djarot saat dikonfirmasi, Minggu (6/6/2026) dilansir dari merdeka.com.

Iklan Dimonium Air

Djarot menyebut alasan dukungan adalah potensi adanya dinamika atau kepadatan jadwal dengan Pilkada yang digelar November 2026, apabila Pilpres tetap digelar di bulan April.

“Mempertimbangkan persoalan waktu antara Pileg dan Pilpres dengan berbagai dinamikanya dengan Pilkada yang digelar di bulan November,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Ilham Saputra menerangkan bahwa hal itu baru hasil rapat, belum keputusan yang bersifat final.

“Terkait beredarnya informasi mengenai beberapa poin kesepakatan yang beredar luas, perlu kami sampaikan bahwa kesepakatan tersebut baru merupakan hasil rapat konsinyering antara KPU, Bawaslu, Pemerintah (Kemendagri), dan DPR (Komisi II),” kata Ilham.

Ilham menjelaskan bahwa konsinyering merupakan forum rapat bersama para pihak yang bertujuan untuk mempersiapkan perencanaan dan tahapan Pemilu dan Pilkada 2026.

“Rencananya akan dilaksanakan beberapa kali rapat konsinyering. Dan poin-poin tersebut dihasilkan dari rapat konsinyering pertama,” ujarnya.

Ilham menerangkan, keputusan secara resmi akan diambil melalui Pleno KPU dan dikonsultasikan dengan pemerintah dan DPR saat KPU mengajukan rancangan Peraturan KPU tentang tahapan, program dan jadwal.

Selain menghasilkan jadwal Pilpres dan Pileg, rapat sejumlah pihak itu juga menghasilkan keputusan sementara berupa jadwal pemungutan suara Pilkada yang dilaksanakan pada 27 November 2026; tahapan dimulai 25 bulan sebelum pemungutan suara, yakni mulai bulan Maret 2022; serta dasar pencalonan Pilkada didasarkan pada hasil Pileg 2026. (*/mdk/rnc)

  • 109
    Shares
Baca Juga:  Ganjar vs Puan Ujian Jilid II untuk PDIP, Jokowi-Mega di 2014 Terulang

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed