oleh

Trotoar Jalan Piet A. Tallo dan Jalan Frans Seda bakal Bikin Kota Kupang Makin Indah

Sabun Herbal Cyrus

Kupang, RNC – Rencana Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH dan dr. Hermanus Man menjadikan Kupang sebagai salah satu kota modern di Indonesia Timur belum didukung dengan infrastruktur yang memadai. Salah satu yang menjadi persoalan serius adalah belum tersedianya drainase dan trotoar di berbagai ruas jalan utama.

Kondisi Kota Kupang yang masih dipenuhi genangan air di musim hujan masih menjadi persoalan serius yang saat ini sedang dibenahi oleh Pemerintah Kota Kupang. Salah satu langkah brilian yang dilakukan Wali Kota Kupang yang akrab disapa Jeriko ini adalah melakukan lobi anggaran kepada Presiden Republik, Ir. Joko Widodo saat menemui presiden di Istana pada 2 Maret 2020 lalu.

BACA JUGA: Anggaran Terkuras untuk Covid-19, Proyek Air Bersih Tetap Jalan

Setelah menemui presiden, dirinya bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Kepala Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah X untuk memperhatikan persoalan tersebut. Buah dari perjuangan tersebut ruas jalan Frans Seda-Piet A. Talo yang belum memiliki drainase dan trotoar sejak dikerjakan tahun 1990 sudah mulai dibangun.

Wali Kota Jeriko bersama kepala Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah X NTT, Dr. Ir. Muchtar Napitupulu memantau langsung pembangunan drainase dan trotoar di Jalan Piet A. Talo dan Jalan Frans Seda yang saat ini sedang dikerjakan kontraktor pelaksana PT. Usaha Karya Buana dan PT Hutama Mitra Nusantara, Kamis (11/6/2020).

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Jeriko mengatakan bahwa rencana Pemerintah Kota Kupang menjadikan Kupang sebagai salah satu kota modern yang saat ini sedang berkembang perlu didukung dengan infrastruktur agar menciptakan rasa aman bagi masyarakatnya. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada BPJN Wilayah X yang dengan tulus hati membantu pembangunan di Kota Kupang.

“Pemerintah Kota Kupang berterima kasih kepada BPJN Wilayah X yang luar biasa punya hati untuk membangun kota ini. Dalam kepemimpinan Pak Muchtar banyak anggaran yang masuk di Kota Kupang. Tentu ini untuk menjadikan Kota Kupang yang asri,” ujar mantan Anggota Komisi X DPR RI ini.

“Waktu pertemuan dengan Pak Jokowi, Pak Jokowi minta Kota Kupang menjadi contoh kota yang asri. Pak Presiden mempunyai komitmen untuk membangun dengan bantuan dari pemerintah pusat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJN Wilayah X Provinsi NTT, Dr. Ir. Muchtar Napitupulu mengatakan kegiatan tersebut adalah adendum kontrak dengan memprioritaskan trotoar untuk Jalan Frans Seda. Menurutnya, kota tanpa trotoar tidak akan pernah menjadi kota yang asri dan indah.

BACA JUGA: Kota Kupang Terima Bantuan 255 Unit Rumah dari Kementerian PUPR

Ia tidak lupa menyampaikan apresiasi bagi Wali Kota Kupang yang telah memberikan arahan untuk menentukan lokasi yang harus dibangun trotoarnya. “Dari BPJN akan serius membantu memperindah Kota Kupang supaya kota ini menjadi luar biasa asri,” katanya.

Ia juga menegaskan, Kota Kupang tidak akan lama lagi menjadi kota yang indah dan terkemuka. Penataannya sedang dilakukan mulai dari jalan Piet A. Talo dan untuk Jalan Frans Seda segera dikerjakan. “Kontraknya sudah jalan dan akan adendum kontrak untuk dialokasikan di sini, secukup anggaran yang bisa di adendum. Ini tambahan dari trotoar yang sedang dikerjakan di Jalan Piet A. Talo,” pungkasnya. (pkp/sny/jms/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed