BRIPTU Wihelmina Christanti Manafe, anggota Biro SDM Polda NTT boleh berbangga. Ia merupakan Polwan pertama perwakilan Polda NTT yang lolos terpilih sebagai pasukan Satgas Garbha 2 FPU XII UNAMID di El-Fasher, Sudan, Afrika dalam formasi pasukan Taktis.
Dihubungi melalui telepon selularnya, Rabu (18/8/2026), Briptu Windy, begitu ia biasa disapa mengaku bangga dan terharu dengan keterpilihan ini.
“Bagi saya pribadi, menjadi seorang pasukan taktis merupakan hal baru karena keseharian saya di satuan kerja asal adalah sebagai seorang staf keuangan di Biro SDM Polda NTT yang mana job description-nya berbeda sekali dengan seorang pasukan yang notabene selalu di lapangan,” tandasnya dilansir dari digtara.com.
Ia mengakui kalau proses seleksi pun lama dan bukan singkat. Dimulai ketika dinyatakan lulus dan mulai mengikuti kegiatan latihan pra tugas (Latpragas) pada bulan Oktober 2019 lalu.
Kemudian upacara pembaretan pada bulan Maret 2020 yang pada saat itu dibaretkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz. Hingga ia tiba pada tahap pemberangkatan ke daerah Misi pada bulan September 2020.
Saat itu, pemberangkatan mereka sempat mengalami penundaan akibat pandemi covid-19. “Semula (keberangkatan) dijadwalkan awal bulan Maret 2020 dan malah diundur hingga bulan September 2020 dikarena pada saat itu kasus Covid-19 sedang marak-maraknya,” ujarnya.
Baginya, selama berbulan-bulan menjalani tugas ini, banyak pengalaman baru yang diperoleh selama bergabung menjadi seorang peacekeeper Polri.
“Di daerah misi semuanya jelas berbeda dengan di tanah air mulai dari perbedaan waktu, perbedaan cuaca, dan sebagainya,” tandasnya.
Kesehariannya di daerah misi, ia melaksanakan patroli, pengawalan, piket observation post, dan piket food and veverage (manase) secara bergilir sesuai jadwal yang telah dibuat.
“Bangga sekali rasanya diberi kesempatan untuk dapat bergabung menjadi seorang Peacekeeper Polri. Tentu saja semua yang telah saya capai hingga saat ini bukan karena saya sendiri melainkan karena ada campur tangan dan penyertaan Tuhan dalam hidup saya,” ujar jebolan SMKN 1 Kupang ini.
Ia mengaku kalau sebelumnya ia pernah bermimpi untuk bisa bergabung menjadi seorang peacekeeper Polri dan sekarang mimpinya menjadi kenyataan.
“Puji Tuhan, Tuhan menjawab doa saya. Jangan pernah berhenti bermimpi, yakinkan dirimu bahwa dirimu sanggup and make it happen. Dan satu lagi selalu perlu diingat, libatkan Tuhan dalam setiap harimu. Saya mengutip dari salah satu ayat di Alkitab favorit saya ‘Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan dari kitab Yeremia 17:7,” tandas Briptu Windy.
(*/dig/rnc)













Komentar