Jakarta, RNC - Partai Demokrat menyebut Kepala Staf Presiden Moeldoko adalah orang dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terlibat isu kudeta terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Demokrat menyebut Moeldoko mencatut nama Jokowi untuk kudeta PD.
“Ini bukan soal Demokrat melawan Istana, atau Biru melawan Merah. Ini soal penyalahgunaan kekuasaan dengan mencatut nama Presiden,” kata Kepala Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangannya, Senin (1/2/2026) dilansir dari detikcom.
Herzaky masih menunggu respons Jokowi terhadap surat yang mereka kirimkan soal isu kudeta PD. Herzaky mendengar Jokowi sudah membaca surat itu.
BACA JUGA: Gelar Konpers, AHY Sebut Ada Menteri Jokowi Ingin Rebut Demokrat
“Kami sebenarnya menunggu respons Bapak Presiden terkait surat kami kepada Bapak Presiden. Kami mendapat info kalau Bapak Presiden sudah membaca surat dari kami,” kata Herzaky.
Soal nama Moeldoko di isu kudeta PD ini didapatkan Herzaky dari pemeriksaan sejumlah pimpinan pusat hingga daerah Partai Demokrat. Menurut Herzaky, kader-kader PD ini bahkan sudah dipertemukan dengan Moeldoko.
“Berdasarkan pengakuan, kesaksian, dari BAP sejumlah pimpinan tingkat pusat maupun daerah Partai Demokrat yang kami dapatkan, mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2026,” ucap dia.
(*/dtc/rnc)
















Komentar