oleh

DPD PDIP NTT Tanam Ratusan Pohon di DAS Manikin

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Minggu (10/1/2021) genap berusia 48 tahun. Dan tepat pada hari ini, Sabtu (23/1/2021), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri genap berusia 74 tahun.

Untuk memperingati dua momentum ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama sejumlah kader partai, menanam ratusan anakan pohon di daerah aliran sungai (DAS) Manikin di Desa Baumata Timur Kabupaten Kupang. Aksi ini dipimpin Sekretaris DPD PDIP NTT, Yunus H. Takandewa. Sejumlah pengurus DPD PDIP NTT yang hadir pada kesempatan itu, diantaranya Patrianus Lali Wolo (Bendahara), Sarmince Loasana, Adoe Yuliana Elisabeth, Yukunda Huwa, Kristofora Bantang, Hironimus Banafanu, Viktor Mado Watun, Gusti Brewon dan Megarisa Mboeik.

Iklan Dimonium Air

BACA JUGA: Rayakan HUT Ke-18, PDIP Nagekeo Gelar Berbagai Kegiatan

Adapun jenis pohon yang ditanam antara lain mangga, nangka, sengon, sukun dan avokad. Aksi ini sendiri berjalan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19, dimana semua kader partai mengenakan masker dan menjaga jarak.

Sekretaris DPD PDIP NTT, Yunus H. Takandewa kepada wartawan mengatakan, pada HUT ke-48, PDIP mendapatkan tiga penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sekaligus. Salah satunya adalah penanaman pohon terbanyak oleh anggota partai politik secara serentak. “Di DPD PDIP NTT, kami memilih hari yang bertepatan dengan hari ulang tahun ketua umum yang ke-74 untuk melaksanakan aksi ini (tanam pohon, red),” sebut Ketua Komisi V DPRD NTT itu.

Yunus mengatakan, prinsip dasar dari aksi ini adalah bagaimana partai membumikan atau mentradisikan hidup selaras alam, merawat bumi sebagai sumber peradaban dan penghidupan. Prinsip ini selaras dengan kondisi NTT yang kerap dilandasi kekeringan dan rentan terhadap dampak perubahan iklim. “Untuk mengatasi persoalan ini, tentunya sangat tergantung bagaimana kita merawat bumi dan lingkungan. Jadi selain menanam pohon, kita tidak boleh membuang sampah sembarangan,” katanya.

BACA JUGA: Survei SMRC, PDIP Nomor 1, hanya 5 Parpol Lolos PT 4%

NTT, menurut Yunus, masih banyak terdapat lahan tidur yang belum diberdayakan. Oleh karena itu, partai menggerakan seluruh energinya untuk menghijaukan lahan-lahan yang ada sekaligus melindungi sumber-sumber mata air. Dan DPRD NTT sendiri, sudah melahirkan ranperda inisiatif tentang perlindungan mata air.

“Tentunya kita tidak hanya berjuang pada tataran kebijakan. Sebagaimana prinsip kepartaian, dedikasi kami adalah untuk kesejahteraan rakyat. Rakyat adalah sumber cakrawati perjuangan sehingga konsep itu harus diturunkan dalam kerangka aks. Jadi perlindungan sumber mata air adalah prinsip utama ke depan sehingga kita tidak mengalami kekeringan yang berkepanjangan,” ungkap Yunus. (rnc09)

  • 123
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed