oleh

Geliat Pariwisata dan Ekraf Pulau Komodo Kembali Bangkit

Iklan Covid Walikota Kupang

Labuan Bajo, RNC – Pulau Komodo, salah satu destinasi wisata andalan Indonesia di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur perlahan mulai ramai dikunjungi wisatawan. Seiring dengannya, roda perekonomian mulai menanjak kembali.

Sebelumnya, pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) di Labuan Bajo sempat lumpuh akibat pandemi covid-19. Upaya pemerintah untuk membangkitkan kembali roda perekonomian di Labuan Bajo juga ditandai dengan penyelenggaraan gerakan nasional “Bangga Buatan Indonesia”.

Iklan Dimonium Air

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Niken Widiastuti mengatakan, pemerintah telah menempuh berbagai langkah untuk membuat Labuan Bajo ramai kembali. Sesuai dengan kebijakan pemulihan ekonomi nasional, pemerintah juga menggelontorkan bantuan konkret berupa sembako, BLT, bantuan paket data bagi pelajar, listrik gratis dan suntikan bantuan modal usaha bagi UMKM di Labuan Bajo.

“Untuk wilayah pariwisata seperti Labuan Bajo, pemerintah pusat memberikan perhatian khusus. Peluncuran Bangga Buatan Indonesia (BBI) diselenggarakan di Labuan Bajo, dimana dalam kegiatan ini juga diselenggarakan pameran virtual, masyarakat dari manapun bisa membeli produk-produk unggulan Labuan Bajo melalui online,” ujar Niken di sela-sela pertunjukan kesenian rakyat Manggarai Barat, Kamis (17/6/2021).

Berkat kegiatan ini, beber Niken, maskapai plat merah Garuda menambah jumlah penerbangan dari berbagai wilayah menuju Labuan Bajo. Tingkat hunian hotel di Labuan Bajo juga full booked beberapa hari kedepan.

“Ini semua akan membangkitkan ekonomi di Labuan Bajo,” ujar Niken.

Untuk meyakinkan masyarakat luas bahwa Labuan Bajo sudah aman untuk dikunjungi, Kepala Dinas Kesehatan Mabar Paulus Mami mengungkapkan, Pemkab telah melakukan vaksinasi kepada seluruh lapisan warga. Vaksinasi masih terus dilakukan hingga saat ini.

Untuk mengantisipasi adanya warga yang terkena dampak Covid-19, Pemkab Mabar juga telah menyiapkan karantina terpadu dan rumah khusus bagi tenaga kesehatan yang terkena covid-19.

“Tantangannya masih ada warga yang tidak percaya vaksin akibat termakan hoaks. Kami terus berupaya mengedukasi masyarakat dengan memberikan informasi yang benar dan jelas tentang vaksinasi. Demi pulihnya seluruh sektor ekonomi di Mabar,” ujarnya.

Sementara Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Manggarai Barat Salvador Pinto mengatakan pihaknya telah melakukan upaya membangkitkan UMKM yang sempat lesuh melalui program padat karya dan berbagai penguatan-penguatan ekonomi lainnya. Ia membeberkan, sepanjang masa pandemi covid-19, perekonomian di Mabar relatif masih stabil, kendati dihadapkan dengan sepinya wisatawan yang datang.

“Ekonomi UMKM kita tetap jalan, kita kembangkan merchant-merchant penjualan secara online. Sehingga produk-produk unggulan Pulau Komodo tetap bisa dibeli oleh semua orang,” ujarnya. (*/rnc23)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed