oleh

Kodim TTU Launching Pemasangan Pompa Hidram, Bupati Apresiasi

Iklan Covid Walikota Kupang

Kefamenanu, RNC – Kodim 1618/TTU melakukan launching pemasangan pompa hidram sekaligus mendeklarasikan gerakan jaga alam dan air (Gejala) di Desa Haulasi dan Desa Suanae Kecamatan Miomaffo Barat, Rabu (7/7/2021).

Launching pompa hidram dan deklarasi gerakan Gejala di dua desa itu dipimpin langsung oleh Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi. Hadir pada kesempatan itu Kasdim 1618/TTU, Danramil 1618-02/Miobar, Pasiter Dim 1618/TTU, Babinsa Ramil 1618-02/Miobar, Kepala Desa Haulasi, Kepala Desa Suanae, masyarakat serta Sanggar Sandalwood Binaan Kodim 1618/TTU.

Iklan Dimonium Air

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan upaya TNI untuk membantu masyarakat di dua desa itu dalam memenuhi kebutuhan akan air bersih.

“Dengan pompa hidram, air didorong air ke ketinggian sehingga masyarakat bisa mendapatkan distribusi air yang lebih banyak,” ujar mantan Danpos SGI di Kabupaten Bener Meriah ini.

Menurut mantan Danyon Yonarmed 8 Kodam V/Brw tahun 2017-2018 ini menjelaskan, selain Desa Haulasi dan Suasane, pemasangan pompa hidram juga dilaksakan di Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu.

“Sasaran saat ini ada di Tubuhue, kemudian yang baru akan kita kerjakan di Haulasi dan Suanae,” katanya.

Sasaran-sasaran pemasangan pompa hidram, menurut Dandim dipilih karena ada sumber air yang letaknya di dataran rendah di sekitar daerah itu. Selanjutnya air dinaikkan ke ketinggian menggunakan pompa hidram.

“Jadi sasaran yang dipilih itu harus memenuhi hal-hal teknis,” ujar mantan personel Exchange Program Singapura tahun 2012 ini.

Program TNI melalui Kodim 1618/TTU tersebut juga mendapat apresiasi dan dukungan dari Bupati TTU, Juandi David. Kepada RakyatNTT.com, Kamis (8/7/2021) pagi, Bupati David mengatakan, hampir semua desa di TTU mengalami kekurangan air. Oleh karena itu, Pemda sangat mendukung program Kodim TTU yang membawa manfaat untuk kepentingan masyarakat umum, terutama dalam memenuhi kebutuhan air.

“Pihak tentara dan polisi juga melihat hampir di semua desa kekurangan air, sehingga dengan berbagai macam cara, ada kesempatan dan program masuk ke desa untuk membantu masyarakat,” jelasnya. (rnc17) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed