oleh

Sikapi Lonjakan Kasus Covid, Dewan Ini Ingatkan Pemkab Kupang

Iklan Covid Walikota Kupang

Oelamasi, RNC – Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Fraksi PDIP, Deasy Ballo-Foeh mengingatkan dan mendorong Pemerintah Kabupaten Kupang untuk segara mengeluarkan kebijakan yang berkaitan dengan penanganan wabah Covid-19. Pasalnya, kasus Covid-19 di Kabupaten Kupang terus meningkat.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19 Nusa Tenggara Timur (NTT), per hari Selasa (6/7/2021) ada penambahan 9 kasus positif baru di Kabupaten Kupang. Secara keseluruhan, kasus psotif Covid-19 telah mencapai 1.023 kasus. 698 orang diantaranya sudah sembuh dan 30 orang meninggal dunia. Sedangkan yang dirawat dan menjalani isolasi mandiri sebanyak 296 orang.

Iklan Dimonium Air

Kepada RakyatNTT.com, Deasy Ballo-Foeh mengatakan hingga saat ini Pemkab Kupang sudah memberlakukan 50 persen waktu dan kapasitas dalam berkantor.

“Perlu diperhatikan juga aktifitas warga yang masih terlihat menjadi potensi penyebaran covid-19,” sebut srikandi PDI Perjuangan itu.

Deasy menyebutkan, beberapa wilayah Kabupaten Kupang berbatasan dengan Kota Kupang. Seperti Kupang Tengah, Taebenu dan Kupang Barat. Selain itu, tidak sedikit warga Kabupaten Kupang menjalani aktifitas ekonomi di Kota Kupang. Hal ini perlu diwaspadai mengingat hampir seluruh kelurahan di Kota Kupang masuk dalam status zona merah.

Pemkab Kupang, lanjut Deasy, perlu segera mengeluarkan kebijakan mengingat warga di Kabupaten Kupang sudah masuk pada masa panen, dimana akan ada pesta syukuran. Kebijakan dan regulasi dimaksud dapat mencegah terjadi kerumunan warga sehingga rantai penularan Covid-19 bisa diputus.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa fasilitas kesehatan di Kabupaten Kupang masih terbatas sehingga akan kewalahan jika terjadi lonjakan kasus. Jadi pemkab harus mengambil langkah antisipasi yang lebih cepat,” jelasnya.

Ia berharap, kebijakan yang akan diambil pemerintah harus juga memperhatikan dampaknya bagi masyarakat, terutama pelaku-pelaku usaha kreatif.

Baca Juga:  Acara Pesta di Kapan-TTS Langgar Prokes, Dihadiri Camat Mollo Utara

“Jangan sampai kebijakan yang dibuat pemerintah memperburuk usaha-usaha masyarakat,” pungkasnya. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed