oleh

KPU Usulkan Pemilu 2024 Dimajukan, Ini Pertimbangannya

Iklan Demokrat

Jakarta, RNC – Pemilu 2024 direncanakan akan berlangsung pada 21 Februari. Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki sejumlah pertimbangan mengusulkan waktu tersebut.

Dalam forum rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR, Ketua KPU RI Ilham Saputra menyampaikan, sebelumnya KPU telah mengusulkan jadwal pelaksanaan Pemilu digelar pada 28 Februari 2024. Namun, seiring perjalanannya, KPU menilai perlu ada perubahan tanggal menjadi 21 Februari.

Iklan Dimonium Air

“Kenapa kami mengusulkan tanggal pemilu nasional kita diselenggarakan pada 21 Februari 2024, tentu dengan pertimbangan memberikan waktu memadai untuk penyelesaian sengketa hasil pemilu dan penetapan hasil pemilu dengan jadwal pencalonan pemilihan kepala daerah,” kata Ilham dalam paparannya, Senin (6/9/2021) dilansir Okezone.com.

Hal itu mengingat, kata dia, ini merupakan kali pertama pemilu dan pilkada dilaksanakan di tahun yang sama. Sehingga, KPU perlu mempertimbangkan bagaimana nanti partai politik harus mempunyai kursi atau suara yang disyaratkan dalam pencalonan kepala daerah sebagaimana diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Ilham menyebut ada pertimbangan lain atas perubahan tanggal pelaksanaan Pemilu 2024. Pertimbangan tersebut di antaranya; memperhatikan beban kerja badan adhoc pada tahapan pemilu yang beririsan dengan tahapan pemilihan kepala daerah. Selain itu, KPU telah mempertimbangkan hari pemungutan suara tidak bertepatan dengan kegiatan keagamaan.

“Kami sudah hitung ramadan di bulan April, kemudian rekap perhitungan suara tidak bertepatan dengan hari raya keagamaan seperti Idul Fitri,” ujarnya.

(*/okz/rnc)

Baca Juga:  Bertemu di Rote, Vico-Angelius Diminta Maju Pilgub NTT 2024

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed