oleh

Senator Ini Minta Perkuat Gerakan Kesetiakawanan hadapi Covid-19 dan Badai Seroja

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Anggota DPD-RI, Hilda Manafe, Minggu (11/4/2021) melaksanakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan untuk masyarakat di Kelurahan Camplong, Kabupaten Kupang.

Hilda mengatakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan adalah kegiatan rutin dalam kapasitasnya sebagai anggota MPR-RI dalam rangka menyegarkan pengetahuan/ingatan masyarakat sekaligus membumikan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan.

Iklan Dimonium Air

Disaksikan media ini, kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dipandu oleh Ian Haba Ora dan melibatkan 2 narasumber lainnya diikuti oleh sejumlah masyarakat umum termasuk pemuda/i, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Kegiatan diawali dengan penyerahan secara simbolik materi 4 Pilar Kebangsaan kepada 4 orang peserta yang masing-masing mewakili tokoh masyarakat, perempuan, serta pemuda dan pemudi.

Pada kesempatan itu, Hilda mengatakan saat ini masyarakat NTT tengah dihadapkan pada situasi yang semakin sulit akibat pandemi Covid-19. Beban tambahan akibat badai siklon tropis Seroja yang memporakporandakan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

BACA JUGA: Puasa Tak Halangi Pembentukan Daya Tahan Tubuh Usai Vaksinasi

Saat ini, sebagai bangsa yang dibangun di atas 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) kesetiakawanan sosial sedang diuji. Kesetiakawanan sosial adalah nilai dasar yang terwujud dalam bentuk pikiran, sikap, dan tindakan saling peduli dan berbagi yang dilandasi oleh kerelaan, kesetiaan, kebersamaan, toleransi, dan kesetaraan guna meningkatkan harkat, martabat, dan harga diri setiap warga negara Indonesia.

“Kita membutuhkan gerakan kesetiakawanan sosial dari seluruh komponen masyarakat melalui aksi sosial. Banyak hal yang dapat kita lakukan dalam upaya kita untuk mewujudkan kesetiakawanan sosial dalam bentuk aksi-aksi sosial, di antaranya turut berperan sebagai satgas COVID-19 di lingkungan sekitar, mematuhi protocol kesehatan, memberi atau menyalurkan bantuan kepada sesama yang membutuhkan, bakti social membersihkan puing dan sampah-sampah akibat badai siklon tropis Seroja, dan lain-lain,” kata Hilda Manafe.

Baca Juga:  Peduli Korban Bencana Banjir, Kodim TTU Ikut Beri Bantuan

Senator Hilda Manafe menambahkan empat Pilar Kebangsaan bukanlah hal baru. Sejak jenjang Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan BhinnekaTunggal Ika merupakan mata pelajaran wajib yang diajarkan.

Namun pengetahuan dan pemahaman warga bangsa terkait sejarah, prinsip dan nilai-nilai 4 pilar kebangsaan ini wajib untuk terus dirawat dan ditumbuhkembangkan. Ha ini terutama karena sejak reformasi terjadi sejumlah perubaan terkait isi, tafsir dan penerapan 4 Pilar Kebangsaan ini, terutama UUD 1945 yang telah mengalami beberapa kali amandemen atau perubahan.

“Selain itu, tantangan yang kita hadapi sebagai bangsa semakin hari semakin kompleks dan mengancam kedaulatan dan persatuan kita sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed