oleh

Undana Canangkan Vaksinasi Covid-19, Target Hari Pertama 416 Orang

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Universitas Nusa Cendana (Undana) melakukan pencanangan vaksinasi covid-19 bagi dosen dan pegawai, Selasa (9/3/2021). Hal tersebut dilakukan guna ikut menekan laju penyebaran covid-19 yang semakin tinggi di NTT.

Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D ketika mencanangkan vaksinasi di lingkungan Undana menyebutkan, pada hari pertama pencanangan, Undana menargetkan 416 orang. Prof. Fred menyebut, pencanangan vaksinasi tersebut berkat koordinasi Undana dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Kupang.

Iklan Dimonium Air

Ia katakan, awalnya Ketua Satgas Covid-19 Undana, Dr. Apris Adu melakukan koordinasi dengan KKP Kelas III soal kemungkinan pelaksanaan vaksinasi. Karena sejauh ini masyarakat, maupun pegawai dan dosen Undana kesulitan melakukan vaksinasi. Sehingga vaksinasi tersebut, kata Rektor, akan mempercepat jumlah vaksinasi di NTT.

Dikatakan Rektor, terdapat empat tempat untuk vaksinasi yakni di Poltekes Kupang ada tiga dan satu di KKP. Untuk KKP sendiri baru 1.300-an orang mendapat vaksinasi.

BACA JUGA: Wakil Wali Kota Kupang Tinjau Pelaksanaan Vaksin bagi Lansia

Setelah koordinasi berjalan, Undana kemudian melakukan pencanangan hari ini dengan meminta persetujuan Kadis Kesehatan NTT dr. Meserasi.

Vaksinasi di Undana, lanjut Prof. Fred dilakukan dengan catatatan, Undana mempersiapkan sendiri perawat dan tim dokter, termasuk pembiayaan tenaga kesehatan (nakes). Mantan Kepala Lemlit Undana itu menjelaskan, Undana akan melakukan vaksinasi selama satu minggu berlangsung dari tanggal 9 sampai 15 Maret, kecuali Sabtu dan Minggu.

Pihaknya berharap dengan jadwal yang telah ditentukan, dosen dan pegawai Undana bisa berpartisipasi dalam vaksinasi tersebut. Pada kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada pihak KKP Kelas III yang telah merespons Undana melakukan vaksinasi.

Juni, RSU Undana Terima Pasien Umum

Vaksinasi, jelas Rektor, sengaja dilakukan di Rumah Sakit Umum (RSU) Undana agar fasilitas kesehatan tersebut dapat berfungsi secara baik. “Secara de facto RSU Undana sudah beroperasi sejak jadi penyanggah penanganan Covid-19 dengan fasilitas yang sangat lengkap. Hanya (secara dejure) Undana baru saja mengurus proses perizinan melalui tim percepatan pendirian RSU Undana yang dipimpin dr. Domi Mere,” ungkap Rektor pada kegiatan pencanangan vaksinasi covid-19 di RSU Undana, Selasa (9/3/2021).

Ia menambahkan, RSU Undana secara de jure sudah memiliki izin dan terdaftar di Kementerian Kesehatan sehingga sudah beroperasi. Saat ini, lanjut Rektor, RSU masih menjadi penyanggah RSUD W.Z. Johannes Kupang guna menangani pasien Covid-19, sehingga RSU Undana belum menerima pasien umum. Menariknya, ungkap Prof. Fred RSU Undana bakal menerima pasien umum pada bulan Juni mendatang.

Kepala KKP Kelas III Kupang, Putu Alit Sudarma di sela-sela pencanangan tersebut mengaku, kegiatan tersebut dilakukan karena Undana berkoordinasi dengan pihak KKP dan juga Dinas Kesehatan NTT.
Ia menyebut, KKP sebagai unit pelaksana pusat yang menyiapkan buffer stock vaksin biofarma untuk pelayanan publik. Sehingga KKP saat ini sudah bentuk lima tim, yakni tiga tim di Poltekes, Undana dan KKP sendiri.

BACA JUGA: Vaksin Tahap 2, Masyarakat Diminta Bantu Daftarkan Lansia

Setelah vaksin diserahkan, lanjut dia, Undana kemudian menyiapkan nakes untuk melakukan vaksinasi terhadap pegawai dan dosen sesuai jadwal dan jumlah yang telah ditetapkan Undana. Pihaknya juga berharap vaksinasi dapat diikuti semua civitas akademika Undana hingga pada hari terakhir. Sehingga upaya menekan laju penyebaran covid-19 bisa terwujud.

Salah satu pegawai kontrak Undana Marthen Klau usai divaksin, mengaku senang mendapat vaksinasi. Ia menyebut, sesaat sebelum divaksin, dirinya diberi sejumlah pertanyaan terkait dengan riwayat kesehatan maupun aktivitas dirinya yang mungkin saja telah terkontak dengan penderita covid-19. Namun, kata dia, dirinya tidak pernah kontak langsung dengan orang yang terpapar covid-19 dan tidak mengalami penyakit bawaan. Ia berharap, vaksinasi tersebut bisa membantu kesehatan dirinya dan para dosen dan pegawai. (*/rnc)

  • 163
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed