oleh

Aneh, Lima Fraksi ‘Mogok’ Sidang karena Lurah-RT/RW Demo di Gedung Dewan

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Salah satu alasan yang melatari mogoknya 5 fraksi dalam sidang LKPJ Wali Kota tahun 2020 sejak Selasa (27/4/2021) malam adalah demonstrasi 51 lurah dan ketua RT/RW di gedung DPRD Kota Kupang, Senin (26/4/2021).

Para lurah dan ketua-ketua RT-RW mengadu ke Ketua DPRD Kota Kupang terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Sekretaris Fraksi Nasdem DPRD Kota Kupang, Siqvrid Basoeki terhadap Lurah Naikoten I Budi Izaac, Minggu (25/4/2021) lalu. Pada saat itu, para lurah dan ketua RT/RW diterima langsung Ketua DPRD, Yeskiel Loudoe.

Iklan Dimonium Air

Seperti disampaikan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang, Jemari Josep Dogon, Kamis (29/4/2021) sore. Ia mengatakan perlu ada pembenahan di internal lembaga DPRD. Alasannya, penyelesaian masalah melalui demonstrasi seperti pengaduan para lurah se-Kota Kupang dan Ketua RT/RW yang diterima Ketua DPRD Yeskiel Loudoe sangat tidak relevan.

BACA JUGA: Ketua DPRD Kota Kupang Beberkan Alasan 5 Fraksi ‘Mogok’ Bersidang

“Saya kasih contoh mungkin ada hal-hal yang harus diselesaikan, kenapa dalam waktu-waktu ini ada demo-demo di Kantor DPRD itu kenapa? Kenapa bisa pakai cara begitu, kenapa tidak dengan cara-cara lain,” ujar Dogon.

Terkait hal ini, Ketua DPRD Yeskiel Loudoe mengatakan ia menerima pengaduan 51 Lurah dan RT/RW se-Kelurahan Naikoten I dikarenakan sebagai bentuk menerima aspirasi rakyat. Menurutnya, hal itu tidak menyalahi aturan.

“Menurut saya kita lihat dari segi positif saja. Saya sebagai pimpinan sudah dekati Pak Basoeki untuk urus damai. Saya terima waktu itu bukan hanya Lurah saja, ada dengan masyarakat Kelurahan Naikoten I yang datang, makanya saya terima. Kan tidak salah,” jelas Yes. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pimpinan Fraksi Nasdem. Ketua Fraksi Nasdem, Yuven Tukung belum merespon pesan singkat yang dikirim redaksi RakyatNTT.com. (rnc04)

  • 370
    Shares
Baca Juga:  139 Sekolah di Kota Kupang Sudah Laksanakan PTM Terbatas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed