oleh

Disnakertrans Berperan Pulihkan Ekonomi, tapi Hanya Dijatah Rp 3,8 M, Ini Saran DPRD

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Di tengah pandemi covid-19, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Kupang berperan penting untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Sayangnya, dinas ini hanya mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 3,8 miliar.

Hal ini terungkap dalam rapat Komisi IV DPRD Kota Kupang bersama Disnakertrans, Sabtu (28/11/2020). Kepala Dinas Nakertrans, Ignas R. Lega menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2021, anggaran yang direncanakan sebesar Rp 3.821.477.368. Dari anggaran tersebut, hanya ada satu kegiatan pemberdayaan yakni program pelatihan kerja dan produktifitas tenaga kerja dengan alokasi sebesar Rp 269.007.850.

Iklan Dimonium Air

“Kalau tahun 2020 itu 10 orang, maka di tahun 2021 naik dua orang yakni 12 untuk realisaai program kegiatan pelatihan otomotif,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV Theodora Ewalde Taek menyampaikan sebagai mitra Komisi IV mendorong Pemkot melalui Dinas Nakertrans agar dapat mendukung upaya masyarakat agar keluar dari dampak pandemi Covid-19. Pasalnya dilihat dari postur anggaran maka masih sangat kurang untuk mendukung pemulihan ekonomi.

BACA JUGA: Dialog di Vihara Pubbaratana, Menteri Agama Kagumi Kerukunan di Kota Kupang

Menurutnya, pemkot perlu mendukung para pelaku UMKM yang selama ini terdampak pandemi covid-19. Selama masa pandemi mayoritas berjualan di media sosial. “Sehingga kita seiring dengan isu nasional yaitu pemulihan ekonomi nasional,” ungkap Walde.

Sementara itu, Ketua Komisi IV Maudy Dengah pemberdayaan masyarakat sangat diperlukan. Oleh karena itu, dengan anggaran yang ada perlu ada inovasi dari dinas untuk mensejahterakan masyarakat.

Selanjutnya, Anggota Komisi IV lainnya, Diana Bire menegaskan, Nakertrans seharusnya memberikan alasan yang kuat ketika mengajukan rencana anggaran kepada TPAD, sebab instansi tersebut sangat berperan dalam pembangunan manusia. Yang harus diperhatikan adalah bagaimana Nakertrans bisa mendukung dan membentuk kaum muda untuk terjun dalam usaha-usaha kreatif. “Pak kadis itu harus lebih ngotot terhadap TAPD. Jadi anggaran jangan kayak gini. Kasian Nakertrans ini kan dinas lebih banyak membangun manusia,” pungkasnya.
(rnc04)

  • 190
    Shares
Baca Juga:  Wali Kota Jeriko Serahkan Bantuan Pangan untuk 6.421 KK, Lansia dan Penyandang Disabilitas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed