oleh

Covid-19 di NTT Naik Tajam, Pemprov-Pemkot Bentuk 2 Tim Khusus

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Tren kenaikan angka positif covid-19 di NTT naik tajam 1 bulan terakhir. Bahkan angka kematin pun melonjak.

Ini membuat Pemerintah Provinsi NTT bersama Pemerintah Kota Kupang membentuk 2 tim khusus. Tim ini dibentuk untuk menghambat laju pertumbuhan covid-19 di NTT.

Iklan Dimonium Air

Dalam jumpa pers di Gedung Sasando, Rabu (27/1/2021), Sekretaris Daerah NTT, benediktus Polo Maing menjelaskan pada Rabu pagi tadi Pemprov NTT rapat bersama Satgas Covid-19 Kota Kupang untuk mengambil langkah-langkah strategis.

BACA JUGA: Gawat! Positive Rate Covid-19 NTT Hari Ini Capai 64,3%

Menurut Polo Maing, skenario yang diambil adalah harus mencegah orang terpapar dan menangani orang yang sudah terpapar. “Mencegah orang terpapar adalah dengan memperketat penerapan 3M sedangkan menangani orang terpapar melalui tracing dan tracking dan upaya penyembuhan melalui isolasi mandiri maupun penanganan di rumah sakit,” ujar Polo Maing.

Ia mengatakan, beberapa langkah strategis dilakukan untuk memastikan beberapa minggu ke depan terjadi perlambatan pertumbuhan. Kalau banyak mata rantai diputuskan maka akan memperlambat pertumbuhan covid-19. “Makin cepat kita memutuskan mata rantai, maka makin efektif. Makin sedikit orang yang menularkan maka makin memperlambat pertumbuhan,” kata mantan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi NTT ini.

Dengan demikiam, yang harus dilakukan adalah pertama, penegakan disiplin protokol covid-19 secara masif. Kedua, segera tracing dan testing sebanyak-banyaknya. Ketiga, perketat isolasi.

“Kita sudah bersama Pemkot sepakat membuat dua tim. Tim pertama untuk penegakan protokol covid-19 di Kota Kupang. Tim ini sudah dibentuk dan akan bekerja sama dengan TNI/Polri, baik di tingkat provinsi maupun di kota. Tim ini dikoordinir oleh Kasat Pol PP Provinsi NTT. Strukturnya sampai ke tingkat RT,” jelas Polo Maing.

BACA JUGA: Data Covid-19 NTT 26 Januari: 3 Pasien Meninggal, Tambah 150 Pasien Positif

Kemudian, tim kedua tugasnya melakukan tracing dan screening serta isolasi mandiri. Tim ini diketuai oleh salah satu Satgas Covid-19 Provinsi NTT yaitu dr. Dominikus Minggu Mere, yang juga mantan Kadis Kesehatan NTT. Ia akan dibantu Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Asisten I Sekda Kota Kupang dan Kadis Kesehatan Kota Kupang.

“Tim ini menargetkan dalam 1 minggu ini lakukan tracing untuk 10 ribu kontak erat di Kota Kupang. Logistik sudah disiapkan, rapid antigen sudah siap dari Kota Kupang dan di-back up oleh provinsi,” kata Polo Maing.

Saat pemeriksaan massal, yang reaktif dilakukan isolasi terpusat. Pemkot Kupang menyiapkan 100 bed dan Pemprov NTT mem-back up dengan 50 bed. “Jika jumlahnya bertambah, maka akan disiapkan bed tambahan lagi. Semoga upaya-upaya ini dapat memotong atau memutus mata rantai penularan,” pungkas Polo Maing. (rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed