Hutang Peti Jenazah Belum Dilunasi, Bupati Edi Dianggap Narsis

Manggarai Baratdibaca 456 kali

Labuan Bajo, RNC - Polemik hutang peti jenazah Pemkab Manggarai Barat sebesar Rp 85 juta, hingga kini belum beres. Padahal, Bupati Mabar, Edistasius Endi, telah memerintahkan Kadis Kesehatan untuk melunasi hutang tersebut. Bupati Edi bahkan menyatakan anggaran untuk melunasi hutang tersebut, ada.

Kekisruhan ini lantas memantik komentar dari Ketua DPC Gerindra Mabar, Yosep Suhardi. Ia menyebut Bupati Edi hanya narsis, ketika memerintahkan Kadis Kesehatan, Paulus Mami, menuntaskan masalah tersebut. “Kalau hutang peti mati belum dibayar juga sampai saat ini, itu sudah jelas bahwa apa yang disampaikan Bupati Edi adalah pencitraan atau narsis,” ujar Yosep kepada RakyatNTT.com, Jumat (27/5/2026).

Anggota DPRD Fraksi Amanat Indonesia Raya itu mengatakan, Bupati Edi harus membuktikan perkataan yang disampaikan di sidang paripurna DPRD Manggarai Barat. “Bupati harus buktikan kata - katanya di sidang paripurna DPRD. Bila perlu sebagai pimpinan, beliau harus segera ambil alih tanggung jawab itu, jika bawahannya nggak becus,” tandasnya.

Politisi asal Terang itu mempertanyakan anggaran penanganan Covid - 19 yang jumlahnya sangat fantastis. Sebagaimana laporan pertanggungjawaban Pemkab Mabar, anggaran penanganan Covid-19 tahun 2021 sebesar Rp 77 miliar lebih. “Puluhan miliar anggaran untuk Covid - 19. Kemana uang - uang itu? Refocusing anggaran dimana-mana. Banyak program tidak dijalankan, proyek - proyek fisik tidak dianggarkan demi pananggulangan Covid-19 kala itu,” tegas Yosep. (rnc23)

Baca Juga:  DPRD Kabupaten Kupang Sentil Biaya SPPD, Ini Jawaban Sekwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *