oleh

Jaksa Kembali Periksa Sejumlah Pejabat dan Mantan Pejabat Pemkot Kupang, Ini Nama-namanya

Kupang, RNC – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT telah, Kamis (22/10/2020) menetapkan Jonas Salean dan Thomas More dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengalihan tanah milik Pemerintah Kota Kupangkot.

Usai penetapan tersangka, mantan Wali Kota Kupang periode 2012-2017 dan mantan Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Kupang itu langsung ditahan dan kini menghuni Rutan Klas II B Kupang.

Untuk melengkapi berkas perkara kedua tersangka, Senin (26/10/2020) memeriksa sejumlah pejabat dan mantan pejabat Pemkot Kupang.

“Ada beberapa pejabat dan mantan pejabat Pemkot yang diperiksa hari ini. Ada mantan Sekda (Bernadus Benu), mantan Asisten 1 (Yos Rera Beka) dan mantan Asisten III (Djama Mila Meha),” ujar Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim.

BACA JUGA: Kasus Tanah, Ini Nama-nama Pejabat dan Mantan Pejabat Pemkot Kupang yang Disebut Jaksa

Soal adanya penambahan tersangka dari kasus ini, Abdul mengatakan, sejauh ini penyidik belum menetapkan tersangka baru. “Mungkin di tahap penyidikan, mereka belum berani omong. Tapi nanti di persidangan yang lebih terbuka untuk umum, di situ akan lebih jelas. Jadi untuk sementara baru dua tersangka,” terang Abdul.

Pantauan RakyatNTT.com, selain Bernadus Benu, Yos Rera Beka dan Djama Mila Meha, Kepala Bappeda Kota Kupang, Jefri Pelt (mantan Kepala Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) dan Kadis Pariwisata, Yanuar Dally (mantan Kabag Tatapem) juga diperiksa penyidik.

Hingga berita ini diturunkan, Yanuar Dally masih menjalani pemeriksaan. Sedangkan beberapa saksi yang lain sudah selesai pemeriksaan. (rnc09)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed