oleh

Kabar Gembira! 13 Warga NTT yang Terpapar Covid-19 Varian Delta Sembuh

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Sebanyak 13 dari 31 warga NTT yang positif varian Delta berhasil sembuh. Sementara 2 sudah meninggal dan sisanya masih menjalani perawatan.

“Dalam catatan kami, dari 31 yang terpapar varian Delta, 13 orang telah sembuh,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT Marius Ardu Jelamu, Rabu (28/7/2021) dilansir digtara.com.

Iklan Dimonium Air

Marius menyebut, 13 orang yang sembuh tersebut, 12 orang berasal dari Kota Kupang, sedangkan satu orang dari Kabupaten Kupang. 13 orang yang sembuh itu, setelah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Sementara dua orang di antaranya meninggal dunia yakni seorang perempuan berinisial YMT (38), asal Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dan seorang pria berinisial DD (65) asal Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

YMT meninggal setelah menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Sedangkan DD meninggal setelah menjalani perawatan medis di RSUD Naibonat Kabupaten Kupang.

Sedangkan 11 orang, masih menjalani isolasi mandiri, perawatan medis di sejumlah rumah sakit. “Kalau yang lima orang lainnya belum didata secara detail termasuk kondisi terakhir mereka,” kata Marius.

Marius memerinci, paling banyak warga yang terpapar varian Delta, berasal dari Kota Kupang dengan jumlah 25 kasus. Kemudian Kabupaten Kupang tiga kasus.

Selanjutnya Kabupaten Belu, Ngada dan Flores Timur, masing-masing satu kasus. Menurut Marius, varian Delta tersebut diketahui pada sampel spesimen yang dicurigai bermutasi.

Sampel kemudian dikirim dari Instalasi Patalogi Klinik RSUD WZ Johannes Kupang ke Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan untuk diperiksa.

Marius menjelaskan, Instalasi Patologi sebagai laboratorium rujukan di NTT untuk pemeriksaan PCR Covid-19, ditugaskan oleh Kemenkes untuk secara berkala mengirimkan spesimen-spesimen yang dicurigai memiliki mutasi atau varian.

Baca Juga:  Kabar Gembira! Provinsi NTT Turun ke PPKM Level 2

Dari Kementerian Kesehatan, mengeluarkan kriteria untuk segera mengirim spesimen Whole Genome Sequencing (WGS).

Dari 310 sampel yang dikirimkan pertama pada bulan April itu, hasilnya baru diinformasikan secara bertahap pada 21 Juli 2021 pekan lalu. “Sehingga yang terdata sebanyak 31 orang positif Covid-19 varian Delta,” ujar Marius.

Marius Jelamu meminta masyarakat tidak panik, namun tetap taat prokes serta taat melaksanakan vaksinasi.

(*/dig/rnc)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed