oleh

Melihat dari Dekat Panorama Indah Gua Kona Ba’u di TTS

Iklan Covid Walikota Kupang

SoE, RNC – NTT terkenal memiliki banyak objek wisata eksotis yang bisa dieksplorasi. Tidak hanya ada pegunungan, air terjun, dan pantai. NTT juga memiliki objek wisata gua.

Sudah menjadi rahasia umum Indonesia memiliki keanekaragaman hayati serta keindahan alam sebagai potensi wisata yang masih banyak yang belum dieksplorasi. Salah satu wilayah yang banyak memiliki potensi terpendam tersebut adalah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Iklan Dimonium Air

Terdapat beberapa potensi pariwisata alam dari wilayah tersebut yang menawarkan panorama indah, salah satunya adalah Gua Kona Ba’u yang memiliki view yang luar biasa menakjubkan.

Langsung saja simak ulasan mengenai pesona Gua Kona Ba’u NTT yang telah MNC Portal Indonesia rangkum pada Rabu (14/7/2021).

Keindahan dan Keistimewaan Gua Kona Ba’u

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Gua Kona Ba’u memiliki view panorama yang luar biasa menakjubkan. Dengan corak bebatuan yang unik, sekilas penampakan gua ini terlihat seperti wisata gua atau gurun yang berada di negara Timur Tengah alias negeri Jazirah Arab.

Dinding batu-batu raksasa berusia ratusan tahun tersebut memiliki warna coklat dengan corak yang terlihat sangat alami dan indah bak suatu lukisan. Cahaya yang terpantul melalui celah-celah gua semakin menambah pesona dari Gua Kona Ba’u. Selain itu, keistimewaan gua ini adalah terdapat aliran sungai yang mengalir di sepanjang ngarainya. Ditambah lagi dengan penampakan kelelawar yang bersarang dan menggantung di tepian gua, menjadikan suasana serta pemandangan indah gua menjadi semakin lengkap!

Lokasi dan Akses Menuju Gua

Adapun lokasi dari gua yang memiliki kedalaman 1 kilometer ini berada di salah satu desa yang berada di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan yaitu Desa Boti. Belum banyak informasi mengenai akses menuju gua ini, karena Gua Kona Ba’u merupakan salah satu destinasi wisata baru yang belum banyak dieksplorasi. Namun, informasi yang dapat diketahui adalah bagi setiap wisatawan yang mengunjungi gua ini, baik secara perorangan maupun kelompok, wajib ditemani oleh minimal satu pemandu wisata yang juga merupakan masyarakat Desa Boti. (*/inw/rnc)

  • 180
    Shares
Baca Juga:  Kisah Pilu Penyandang Disabilitas di TTS, Tak Tersentuh Perhatian Pemerintah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed