oleh

Rakor Soal Covid-19, Bupati Belu Instruksikan Camat-Lurah/Kades Awasi Pasien Isoman

Iklan Covid Walikota Kupang

Atambua, RNC – Jumat (16/7/2021), Bupati Belu, dr.Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH., FINASIM memberikan arahan dalam Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 Tingkat Kecamatan bersama para Camat se-Kabupaten Belu, bertempat di Lantai l Kantor Bupati Belu.

Hadir dalam Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 Tingkat Kecamatan, Pj. Sekda Belu, Frans Manafe, S.Pi., Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin, SE., M.Si., Asisten Administrasi Umum Sekda Belu, Drs. Alfredo P. Amaral, Kepala BPBD Kabupaten Belu, Drs. Balthasar Bouk, dan para Camat se-Kabupaten Belu.

Iklan Dimonium Air

Dalam arahannya Bupati Belu mengimbau para Camat untuk berkoordinasi dengan Lurah dan Kepala Desa terkait pengawasan kepada warga yang terpapar Covid-19 untuk segera melakukan isolasi mandiri dan tetap melakukan pemantauan terhadap pasien yang melakukan isolasi mandiri.

“Kita sudah siapkan beberapa cadangan tenaga kesehatan untuk melatih dalam penanganan Covid-19, kita juga harus menentukan kriteria tersebut karena kita akan menentukan tindak lanjut dari kriteria ini untuk selanjutnya kita akan melakukan PPKM,” ungkapnya dalam rilis Dinas Kominfo Belu.

Ditambahkannya, dalam waktu dekat ini Pemkab akan melaunching pengobatan gratis dengan menggunakan KTP. Ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penanganan Covid-19.

Bupati pun berharap agar para Camat, Lurah maupun Kepala Desa dapat melakukan pekerjaan dengan baik dan melakukan koordinasi dengan sebaik-baiknya.

Pada tempat yang sama, Asisten Administrasi Umum Sekda Belu, Drs. Alfredo P. Amaral dalam pemaparannya terkait kondisi dan perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Belu, bahwa upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di antaranya Pembentukan Satgas Penanganan Covid-19, penyediaan dana dalam APBD II Kabupaten Belu, pembentukan posko penanganan Covid-19 tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan, pengawasan dan pemantauan pelaku perjalanan luar negeri dan dalam negeri, melakukan traching terhadap kontak erat dengan pelaku perjalanan, melakukan pemeriksaan Rapid Antigen/ PCR, pemantauan dan pengawasan terhadap pelaku perjalanan yang menjalani isolasi mandiri di hotel dan keluarga, melakukan pengadaan fasilitas pendukung penanganan Covid-19, melakukan kegiatan vaksinasi.

Baca Juga:  Makin Gawat! Hari Ini 1.205 Pasien Covid-19 di Indonesia Meninggal Dunia

Penjabat Sekda Belu, Frans Manafe, S.Pi mengatakan rapat ini terkait penanganan Covid-19 di masing-masing kecamatan. “Diharapkan supaya setiap hari ada laporan dari setiap Camat ke Bupati terkait dengan penanganan Covid-19, kasus covid-19 dan lainnya yang dialami di kecamatan masing-masing. Kami juga telah membagikan buku kependudukan untuk setiap Camat agar dapat di teruskan ke masing-masing Lurah dan Kepala Desa, supaya setiap Lurah dan Kepala Desa tahu bahwa masyarakat yang ada di Kelurahan atau di Desa masing-masing sudah memiliki KTP, Kartu Keluarga dan lain-lainnya. Bagi masyarakat yang belum agar segera melaporkan dan para Camat diharapkan bisa memfasilitasi masyarakatnya untuk didaftarkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,” beber Pj. Sekda Belu.

Ia berharap agar para Camat menjadi ujung tombak di masing-masing kecamatan. Setiap persoalan tidak harus langsung ke Bupati, tapi diharapkan dapat diselesaikan di tingkat kecamatan. Hal-hal yang tidak bisa dipecahkan di tingkat kecamatan itu yang disampaikan ke Bupati. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed