oleh

Nasdem Ngotot Tak Mau Bersidang jika Dipimpin Ketua DPRD, Ini Kata Ketua Fraksi PDIP

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Polemik mogoknya sidang DPRD Kota Kupang dengan agenda pembahasan LKPJ Wali Kota Kupang Tahun 2020 berbuah mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe. Sebanyak 21 anggota DPRD yang ajukan mosi didominasi Fraksi Nasdem, Golkar, PKB, Gabungan PAN-Perindo dan Hanura-Berkarya-PSI-PPP.

Kepada RakyatNTT.com, Sabtu (1/5/2021) malam, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung menyampaikan mosi tidak percaya yang dikeluarkan para anggota dewan ini sebagai puncak kekesalan yang sudah dipendam cukup lama. Ia mengatakan Ketua DPRD seakan tidak mampu menjadi pimpinan lembaga tersebut. Bahkan ia menilai peran lembaga tersebut selama ini tidak berjalan baik.

Iklan Dimonium Air

Oleh karena itu, Yuven mengatakan, untuk saat ini ia tetap mengakui Ketua DPRD adalah Yeskiel Loudoe, namun untuk persidangan, jika Yeskiel yang memimpin persidangan, maka Fraksi Nasdem tidak akan hadir. Namun apabila sidang dipimpin oleh Wakil Ketua I Padron Paulus dan Wakil Ketua II Chris Baitanu, dirinya bersama anggota fraksi siap mengikuti persidangan.

BACA JUGA: Dapat Mosi Tidak Percaya dari Anggota, Ini Tanggapan Ketua DPRD Kota Kupang

Sementara itu, ditemui RakyatNTT.com, Selasa (4/5/2021) siang, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Kupang, Adrianus Talli mengatakan sebertulnya tidak ada persoalan. Namun dengan persoalan mogok hingga munculnya mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD yang juga adalah kader PDIP, maka perlu ada komunikasi politik untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Ia juga menilai semua hal yang termuat dalam mosi tersebut adalah bagian dari koreksi terhadap seluruh wakil rakyat di lembaga itu.

“Bahkan menurut fraksi, dari mosi tersebut kalau mau dinilai itu bagian dari koreksi untuk kita semua, bukan perorangan. Ini hal biasa kok. Ini dinamika biasa, yang harus terjadi di DPRD,” ungkapnya.

Baca Juga:  Didukung PDIP, Takem Radja Pono: Ini Suplemen Tambahan

Adrianus menyampaikan, hingga saat ini Fraksi PDIP tetap komit bahwa Ketua DPRD Kota Kupang adalah Yeskiel Loudoe. Keputusan internal PDIP telah menetapkan Yeskiel sebagai ketua untuk periode 2019-2024.

Terkait dengan ungkapan Ketua Fraksi Nasdem bahwa tidak akan mengikuti sidang apabila dipimpin oleh Ketua DPRD Yeskiel Loudoe, Adrianus mengatakan tidak bisa Wakil Ketua I dan II memimpin persidangan tanpa adanya delegasi dari Ketua. “Semua di sini serta merta ada aturan. Harus ada komunikasi. Tidak bisa serta merta harus Pak Wakil Ketua I dan II langsung memimpin. Tidak bisa itu, karena itu dianggap tidak sah,” pungkasnya. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed