oleh

Perjuangkan Nasib ke Pemerintah Pusat, Forum Honorer Bantah Ada Pungutan

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Forum Federasi Pekerja Pelayanan RI NTT angkat bicara soal informasi miring yang tersebar di media sosial terkait perjuangan nasib tenaga honorer di pemerintah pusat.

Untuk diketahui, Minggu (27/6/2021) viral di media sosial Facebook yang menyebutkan ada pungutan uang senilai Rp 300.000 per tenaga honorer untuk memperjuangkan nasib honorer Kota Kupang, bahkan se-Provinsi NTT di tingkat pusat.

Iklan Dimonium Air

Terkait hal ini, Ketua Forum Saka Nenobahan yang dikonfirmasi RakyatNTT.com menyampaikan saat ini dirinya sedang berada di DKI Jakarta. Sudah 2 hari mereka sedang mempersiapkan berbagai berkas yang akan disampaikan ke Komisi II DPR RI dan Pemerintah RI.

“Saya sudah di Jakarta. Kalau berita itu muncul, itu berarti mengambil dari sumber yang salah. Kalau muncul berita seperti itu saya pikir itu tidak mendidik,” jelasnya.

Saka yang juga adalah Ketua Forum Guru Honor Kota Kupang ini menambahkan, terkait dengan isu adanya pungutan Rp 300.000 per orang untuk keberangkatan perwakilan forum ke Jakarta, hal tersebut tidak benar. Saka sendiri tidak mau bicara banyak soal pungutan tersebut, sebab perjuangannya murni atas komitmen bersama untuk menyampaikan aspirasi para PTT/honorer yang mengabdi di Kota Kupang dan NTT.

“Karena saya sedang memperjuangkan nasib seluruh honorer Kota Kupang dan juga Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kalau dikatakan pungli, tidak ada sama sekali. Itu isu dari mana,” pungkasnya.

Ia menambahkan perjuangan nasib honorer mendapat persetujuan semua pihak dan Senin besok dirinya akan bertemu Ketua serta Anggota Komisi II DPR-RI. (rnc04)

Baca Juga:  Kabar Gembira! PPKM Kota Kupang Turun ke Level 1, 12 Kabupaten Masih Level 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed