oleh

Gunung Bawah Laut Ile Werung Lembata Meletus, PVBMG Ingatkan Potensi Tsunami

Kupang, RNC – Pusat Vulkanologi Mitigasi, Bencana dan Geologi (PVBMG) menyatakan bahwa tsunami dapat terjadi di sejumlah desa di sekitar kaki gunung Ile Werung, Lembata, jika gunung api bawah laut yang disebut gunung Hobal meletus dengan kekuatan yang besar.

“Berdampak tsunami atau tidak itu tergantung dari seberapa kuat atau tingginya letusan gunung itu,” kata pengamat gunung api dari pos pemantau gunung Api Ile Werung Wilson Wuri Wutun dihubungi dari Kupang, Senin (29/11/2021) seperti dilansir digtara.com.

Iklan Dimonium Air

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan adanya erupsi dan bualan dari gunung api bawah laut yang menurut kepercayaan warga sekitar adalah anak dari gunung Ile Werung.

Ada sekitar sembilan desa di Kecamatan Atadei yang berdekatan dengan gunung api bawah Laut atau gunung Hobal tersebut. Sembilan desa itu antara lain Desa Dulir, Knotan, Kahatawa, Mulandoro, Leworaja, Atakera, Luki dan Wulandoni serta desa Lamalera.

“Kita bersama pemerintah daerah sudah berkoordinasi untuk mengingatkan warga setempat agar selalu waspada,” tambah dia.

Naik Level

Wilson mengatakan menimbang bahwa aktivitas erupsi di gunung api Hobal itu merupakan salah satu manifestasi aktivitas Gunung api Ile Werung, maka tingkat aktivitas Ile Werung dinaikkan dari Level I atau normal menjadi Level II atau waspada.

“Ini terhitung sejak pukul 10.00 WITA pagi tadi,” ujar dia.

Gunung api Hobal sendiri berjarak sekitar dua kilometer dari gunung Ile werung ke arah laut. Kedahsyatan letusan Gunung Hobal pernah terjadi pada 1979 yang melenyapkan puncak kawah gunung tersebut.

PVBMG merekomendasikan untuk sementara waktu masyarakat menghindari aktivitas di sekitar pantai di sekitar area lokasi bualan dan menghindari berlayar atau melaut di sekitar area tersebut untuk mengantisipasi potensi perubahan kenaikan muka air laut.

Baca Juga:  Gunung Ili Lewotolok di Lembata Erupsi Lagi, Kini Berstatus Siaga!

“PVMBG terus melakukan pemantauan dan evaluasi aktivitas kompleks Gunung api Ile Werung dan melakukan koordinasi dengan BPBD setempat untuk melakukan sosialisasi,” tambah dia.

(*/dig/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed