oleh

Wabup TTS Sudah Perjuangkan DOB Amanatun sejak 2011

Sabun Herbal Cyrus

Kupang, RNC – Wakil Bupati (Wabup) Timor Tengah Selatan (TTS), Army Konay sudah memperjuangkan Daerah Otonomi Baru (DOB) Amanatun sejak 2011 silam semasa masih menjabat sebagai anggota DPRD NTT.

Perjuangan DOB Amanatun ini kemudian dilanjutkan sekarang setelah dipilih rakyat TTS sebagai wakil bupati. “Pak Army Konay ini sudah dari tahun 20i2 silam memperjuangkan Kabupaten Amanatun terpisah dari Kabupaten TTS. Saat itu, beliau adalah Wakil Ketua Komisi I DPRD NTT bersama saya. Saya waktu itu adalah Ketua Komisi I DPRD NTT dan kemudian sebagai Wakil Ketua DPRD NTT,” Ketua Komisi I DPRD NTT, Gabriel Beri Bina saat berdiskusi dengan Wabup TTS, Army Konay di rujab Wabup TTS, Kamis (28/5/2020).

Saat itu, kata Gabriel Beri Bina, Wabup TTS, Army Konay yang paling getol memperjuangkan pemekaran DOB Amanatun melalui lembaga DPRD NTT. Lewat lembaga DPRD NTT ini juga Army Konay mendorong Gubernur NTT, Frans Lebu Raya (saat itu) mempercepat usulan ke Mendagri.

Sementara Wakil Ketua Komisi A DPRD NTT, Jonas Salaen memberi apresiasi dan meyampaikan terima kasih kepada Wabup TTS, Army Konay yang sudah banyak membantu lembaga DPRD NTT khususnya Komisi I dalam menyelesaikan peta batas antara kabupaten Malaka dan DOB Amanatun.

“Kami berterima kasih kepada Wabup TTS, Army Konay yang sudah membantu tugas kami dengan meloloskan peta batas antara Kabupaten Malaka dan DOB Amanatun,” kata Jonas Salean.

Mantan Wali Kota Kupang ini juga sangat mendukung usulan Wabup TTS, Army Konay agar DPRD NTT membantu pembangunan infrastruktur untuk DOB Amanatun melalui APBD NTT. Apalagi, DOB Amanatun ini sangat tertinggal di bidang infrastruktur jika dibandingkan dengan wilayah lain di Kabupaten TTS.

Di tengah pendemi Covid-19 ini, Komisi I DPRD NTT yang terdiri atas Ketua Komisi I, Gabriel Beri Bina didampingi Wakil Ketua Komisi I, Jonas Salean bersama anggota DPRD NTT asal dapil TTS, Obet Naitboho melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten TTS. Salah satu agenda kunjungan tersebut adalah menuntaskan perjuangan DOB Amanatun.

Usai pertemuan tersebut, Wabup TTS, Army Konay kepada wartawan mengatakan salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten TTS adalah meningkatkan pembangunan infrastruktur di wilayah calon DOB Amanatun. Pasalnya salah satu syarat untuk pembentukan DOB adalah memadainya infrastruktur.

“Kita minta DPRD NTT membantu melalui usulan anggaran untuk pembangunan infrastrutur baik jalan, jembatan maupun fasilitas pendukung lainnya. Jika hanya berharap dari APBD TTS sangat tidak mungkin. Apalagi wilayah Kabupaten TTS yang sangat luas,” kata Army.

Army mengaku memiliki tanggung jawab moril untuk memajukan pembangunan di calon DOB Amanatun karena Amanatun adalah tempat kelahiran neneknya yang bermarga Liu. Saat dipercaya sebagai Wabup TTS, Army Konay sudah berjanji untuk memberi perhatian khusus untuk calon DOB Amanatun.

“Kita terus genjot pembangunan di calon DOB Amanatun sehingga harus mendapat perhatian khusus. Hampir seluruh pembangunan kita arahkan ke calon DOB Amanatun sebagai bentuk perhatian khusus kami,” katanya.

Pemkab TTS, kata Army, sudah membantu pembangunan Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Amanatun untuk membantu mensosialisasikan DOB Amanatun. Sehingga ketika calon DOB Amanatun terbentuk, masyarakatnya sudah siap. Tidak lagi menjadi penonton, tetapi terlibat langsung dalam pembangunan.

“Dengan begitu Pemkab TTS terbantu karena tidak semua infrastruktur dibiayai dari APBD TTS namun dibantu dari APBD NTT dan APBN,” ujarnya. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed