oleh

DPRD Dorong Pemkab TTS Majukan Pariwisata, Libatkan Investor

SoE, RNC – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten TTS mendorong Pemerintah Kabupaten TTS agar memajukan pariwisata, khususnya Cagar Alam Fatumnasi dan Pantai Oetune. Hal ini disampaikan juga Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD TTS, Marten Tualaka di kediamannya, Kamis (24/7/2020) petang.

Kepada RakyatNTT.com, Marten menyampaikan, Pemkab sudah semestinya mengembangkan berbagai objek wisata yang saat ini diminati berbagai pengunjung dari luar daerah maupun mancanegara. Pasalnya potensi wisata sangat menjanjikan bagi kesejahteraan rakyat serta berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD).

Menurutnya, Pemkab harus fokus pada setiap aspek yang mau ditingkatakan, misalnya menyiapkan desain yang matang pada kedua objek wisata tersebut. Ia menyebutkan, cagar alam Fatumnasi saat ini menjadi viral karena keindahan alamnya. Banyak spot menarik, termasuk budaya masyarakat sekitar. Selain itu, ada pantai Oetune yang juga perlu dirawat.

BACA JUGA: Naikkan PAD, Pemkab TTS Benahi Fatumnasi dan Pantai Oetune

Anggota DPRD 3 periode ini meminta pemkab memperhatikan akses jalan, penerangan, penginapan, rumah makan, parkiran, fasilitas kebersihan, air bersih, toilet dan para pedagang. Menurutnya, DPRD akan mendukung asalkan Pemkab memiliki desain yang matang.

Terkait upaya Dinas Pariwisata untuk meningkatkan 2 objek wisata tersebut, Marten mengatakan butuh kreatifitas. Namun, jangan hanya sekadar rencana berkelanjutan, tetapi perlu ditindaklanjuti dengan konsep yang matang.

“Dispar mempunyai kapasitas mengelola anggaran yang kita berikan secara baik, sehingga jangan adanya potensi anggaran dikembalikan akibat tidak mampu mengelola sesuai harapan,” pungkasnya.

Menurutnya, TTS sangat kaya objek wisata. Tidak hanya Fatumnasi dan Pantai Oetune, tapi juga Fatukopa, Fatuulan yang akrab disapa “negeri di atas awan,” Taman Buat, Air Terjun Oehala dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, dirinya meminta Pemkab bisa memberikan keleluasaan terhadap para investor untuk mengembangkan objek yang ada tersebut.
“Dengan adanya investor yang ingin mengembangkan sektor pariwisata, kita memberikan apresiasi karena sistem kerja investor lebih profesional dan fokus,” kata Marten. (rnc13)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed