oleh

Warga Akui Bedah Rumah Sangat Menyentuh Kebutuhan Rakyat

Sabun Herbal Cyrus

Kupang, RNC – Program bedah rumah yang digagas Pemerintah Kota Kupang dinilai sangat prorakyat. Hal ini disampaikan sejumlah warga saat acara penyerahan bantuan bedah rumah di Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Jumat (17/07/2020) sore.

Sesuai pantauan RakyatNTT.com, Jumat kemarin, Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore dan istri Hilda Riwu Kore Manafe mengantar kembali sekaligus menyerahkan rumah yang selesai dibedah kepada keluarga Luther Masu dan Elisabeth Safes Toto di Kelurahan Manulai II dan keluarga Viktor Kamaleng di Kelurahan Fatufeto serta keluarga Ferdinand Mboeik di Kelurahan Manutapen.

BACA JUGA: Wali Kota Kupang Disambut Tangis Haru Penerima Bantuan Bedah Rumah

Diketahui, keluarga penerima bantuan bedah rumah telah melewati proses pendataan dan verifikasi kelayakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang dan masuk dalam 50 penerima bantuan yang didanai APBD Kota Kupang.

Salah satu tetangga yang tinggal berdekatan dengan rumah Elisabeth di RT 12/04, Imo Giri, memberikan apresiasi kepada Pemkot Kupang. Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kecil. Pasalnya, rumah yang sebelumnya dimiliki Elisabet benar-benar masuk kategori tidak layak huni.

“Tapi kami yakin lewat doa dan ketekunannya, maka Tuhan menjawab lewat Pemerintah Kota Kupang, dan bersyukur hari ini sudah penyerahan kunci rumah,” katanya.

Selanjutnya di kelurahan yang sama, tepatnya di RT 18/RW 07, tetangga dari keluarga Luther Masu yakni, Jibrael Kolo pun mengungkapkan rasa bahagianya. Paslanya, baru pada masa Pemerintahan Wali Kota Jeriko saat ini, program bedah rumah dapat dilaksanakan dengan menyentuh tetangganya yang sangat kesulitan untuk memiliki rumah yang layak. Ia pun menilai program itu sangat prorakyat.

“Harapan ke depan itu, Pemerintah memperhatikan yang lain lagi karena program ini sangat menyentuh masyarakat lemah,” ungkapnya.

BACA JUGA: Jeriko Pakai Uang Pribadi Beli Perabot untuk Rumah yang Dibedah

Hal yang sama juga disampaikan warga Kelurahan Manutapen, Mariantje Kore. Ia mengatakan program tersebut sangat menyentuh langsung masyarakat yang mengalami kesulitan hidup. Fakta sebelumnya, tetangganya Ferdinand Mboeik memiliki rumah yang tidak layak huni.

“Kami keluarga dan tetangga di sini memang sangat mensyukuri ini. Kami minta terima kasih banyak karena itu saja yang bisa kami ucapkan,” katanya sambil menahan tangis haru. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed