oleh

5 Warga Positif Covid, 1 Meninggal, Pasar Tradisional dan Rumah Ibadah di TTS Ditutup

Iklan Covid Walikota Kupang

SoE, RNC – Sebanyak 5 warga terpapar virus Covid-19 dan 1 orang meninggal di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Akibatnya, pemerintah setempat menutup pasar tradisional dan rumah ibadah.

Warga yang meninggal pada Jumat (25/6/2021) petang adalah seorang perempuan berinisial FDHP (58) warga Panite, Desa Pollo, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS.

Iklan Dimonium Air

Selain 1 warga meninggal dunia, pada hari yang sama, tercatat 5 orang warga menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19. Hal itu membuat penyebaran Covid-19 di Kecamatan Amanuban Selatan meningkat.

Pemerintah Kecamatan Amanuban Selatan pun mengumpulkan Koramil dan Kapolsek menggelar rapat tim gugus tugas Covid-19 guna menyikapi kejadian tersebut.

Rapat Tim gugus tugas Covid-19 Kecamatan Amanuban Selatan dihadiri Camat Amanuban Selatan, Yohanis Asbanu, SPt, Kapolsek Amanuban Selatan, Ipda Maks Tameno, Plh Danramil Panite Pelda Daniel Mangu Bolen, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, kepala desa Pollo dan Babinsa Desa Pollo.

“Dari hasil rapat disepakati kalau seluruh aktifitas pasar tradisional yang berada di wilayah Kecamatan Amanuban Selatan ditutup mulai Sabtu, 26 Juni 2021 sampai dengan 14 hari ke depan,” ungkap Camat Amanuban Selatan Yohanis Asbanu, S.Pt seperti dilansir dari digtara.com, Sabtu (26/6/2021).

Sementara aktivitas gereja setiap minggu di Desa Pollo dan Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan dihentikan untuk sementara sampai 14 hari ke depan.

Untuk toko/kios yang menyediakan bahan pokok di Desa Pollo, boleh buka pada pagi pukul 06.00 wita hingga pukul 10.00 Wita dan petang pada pukul 16.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita.

“Tentu saja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” tambah Kapolsek Amanuban Selatan Ipda Maks Tameno.

Selain itu, setiap hari tim Gugus tugas covid-19 Kecamatan Amanuban Selatan akan melakukan patroli sekaligus sosialisasi secara tertulis dan lisan kepada warga masyarakat Kecamatan Amanuban Selatan terkait hasil keputusan dan PPKM terhitung Sabtu, 26 Juni 2021.

Baca Juga:  Hasil Rapid Test, ABK Asal NTT yang Meninggal di Kapal Negatif Covid-19

Tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat yang hadir dalam rapat mendukung hasil keputusan rapat guna memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di wilayah Kecamatan Amanuban Selatan.

Usai pertemuan dilanjutkan dengan dengan kegiatan patroli himbauan hasil rapat oleh peserta rapat ke toko, kios, lapak dan warung makan yang berada di Jalan Lintas Selatan Panite, Desa Pollo, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS. (*/dig/rnc)

  • 237
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed