oleh

Bupati Manggarai: Kerja Proaktif dan Jemput Bola

Iklan Demokrat

Ruteng, RNC- Bupati Manggarai, Herybertus GL Nabit, SE,MA, melantik delapan pejabat Eselon II b atau Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) lingkup Pemkab Manggarai, pada Kamis (20/11/2021). Pelantikan itu berlangsung di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai.

Bupati Hery dalam sambutannya menyampaikan, para pejabat yang baru dilantik diharapkan memberikan kontribusi penuh dalam membangun daerah. Para pejabat diminta lebih proaktif dalam bekerja, serta “menjemput bola”.

Iklan Dimonium Air

“Promosi JPT Pratama ini dilaksanakan secara terbuka dan kompetitif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai. Saya garis bawahi, secara kompetitif. Kita boleh berbangga, bahwa ada begitu banyak orang berkualitas di lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai,” kata Bupati Hery.

Dia menambahkan, saat ini perubahan budaya kerja dapat mengembangkan sikap dan perilaku manusia. Budaya kerja tersebut harus berorientasi pada hasil diperoleh dari produktivitas kerja, dan kinerja yang tinggi. Karena itu, para pejabat pimpinan tinggi pratama dan segenap ASN, agar mengasah dan mengembangkan kemampuan multitasking atau kemampuan mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus, dalam waktu bersamaan.

“Di tengah kompleksnya tugas dan menumpuknya pekerjaan, kita dituntut cerdas mengelolanya tanpa membuang waktu. Era sudah berubah dengan sangat cepat. Sikap menunggu bola, menunggu tugas diberikan, tentu akan menyulitkan. Sementara aduan atas pelayanan yang lambat sangat mudah dan cepat masuk ke ruang publik,” katanya.

Bupati Hery menegaskan, ASN harus lebih proaktif merubah sikapnya dan mulai menjemput bola. Para pejabat harus memberikan kemampuan yang terbaik demi Kabupaten Manggarai. “Employer branding kita (ASN) adalah Bangga Melayani Bangsa dan Core Values ASN adalah berAKHLAK (Berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif)” tegasnya.

Lebih jauh, Bupati Hery membeberkan terkait pelaksanaan program dan kegiatan di tahun 2022. Di mana, seluruh program dan kegiatan dari setiap perangkat daerah wajib disertai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) atau Term of Reference (TOR).

Baca Juga:  Tersenggol Truk, Pengendara Sepeda Motor di Mabar Jatuh lalu Meninggal

Untuk diketahui, kedelapan pejabat yang dilantik berdasarkan SK Bupati Manggarai Nomor : HK/327/2021 tertanggal 17 November 2021 tentang Pemberhentian dari Jabatan Administrator dan Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemkab Manggarai.

Pelantikan ini didasarkan  pada persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sesuai dengan surat Ketua KASN nomor B-4063/KASN/11/2021 tentang rekomendasi hasil seleksi terbuka JPT Pratama di Lingkup Pemkab Manggarai.

Berikut delapan pejabat yang dilantik:

1. Lambertus Paput, S.Sos, jabatan lama Sekretaris Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan. Jabatan baru Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;

2. Drs. Yoseph Jehalut, jabatan lama Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran. Jabatan baru Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa;

3. Gabriel Posenti Aldino Tjangkoeng, SH, jabatan lama Kepala Bidang Pembinaan dan Layanan Kepustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Jabatan baru Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.

4. Fransiskus Gero, S.Pd, jabatan lama Sekretaris Dinas Pendidikan. Jabatan baru Kepala Dinas Pendidikan.

5. Drs. Maksimilianus Tarsi, jabatan lama Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah. Jabatan baru Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah.

6. Petrus Caelestinus Masangkat, S.Sos, jabatan lama Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah. Jabatan baru Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah;

7. Gondolpus B. Ngarang, S.Fil, jabatan lama Camat Lelak. Jabatan baru Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah;

8. Charleson Zakarias Rihimone, S.Kom, jabatan lama Kepala Bidang Pengelolaan Aset Badan Keuangan dan Aset Daerah. Jabatan baru Kepala Badan Pendapatan Daerah.

Berbeda dengan pelantikan sebelumnya, dimana yang dilantik adalah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang telah menduduki jabatan Eselon II atau lebih dikenal dengan Mutasi Melalui Pola Rotasi. Pelantikan kali ini adalah pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru atau lebih dikenal dengan Mutasi Pola Promosi. (rnc23)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed