oleh

Demonstrasi Perpenda di Malaka Diduga Sarat Kepentingan

Betun, RNC – Sekelompok massa yang menamakan diri Perkumpulan Penjaga Perdamaian dan Keadilan) (Perpenda) Kabupaten Malaka menggelar aksi demonstrasi di Betun, Kabupaten Malaka, Rabu (28/10/2020). Massa yang hadir dalam demonstrasi tersebut menuntut keadilan dan transparansi penyelesaian kasus pemukulan terhadap salah satu anggota DPRD Kabupaten Malaka dari fraksi Partai Golkar.

Pantauan RakyatNTT.com, massa Perpenda yang hadir saat demonstrasi itu adalah tenaga kontrak daerah (Teda) Kabupaten Malaka, Satpol PP, tim sukses paslon SBS-WT dan ketua tim kuasa hukum paslon SBS-WT.

Salah satu orator, Marianus Robyanto Koen yang juga Ketua Perpenda Malaka mengatakan pihak kepolisian tidak boleh takut dengan wartawan atau diintervensi oleh pihak lain terkait penyelesaian kasus-Kasus di Kabupaten Malaka.

BACA JUGA: Edward Tanur: Paslon SN-KT, Bukti Nyata ‘People Power’

Roy Tei Seran dalam aksi hari ini menyampaikan wartawan yang dipukul beberapa waktu lalu tidak memakai atribut, sehingga dianggap massa dalam rombongan. Aksi dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda itu melibatkan dua kelompok massa.

Selain massa Perpenda Malaka, ada juga massa dari Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi (AM ProDem). AM ProDem Malaka gabungan antara organisasi kemahasiswaan GEMMA (Gerakan Mahasiswa Malaka) Kefamenanu, IMADAR (Ikatan Mahasiswa Dawan R) Kefamenanu dan GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Cabang Belu.

AM ProDem Malaka melakukan aksi demi menuntut keadilan dari Polres Malaka terkait kasus pengeroyokan terhadap wartawan gardamalaka.com atas nama Yohanes Seran Bria alias Bojes. Dalam kasus ini sudah ada tersangka namun belum ditahan. (rnc11)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed