oleh

DPC Demokrat Flotim Bagi Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Flores Timur

Iklan Demokrat

Larantuka, RNC – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat dan Fraksi Partai Demokrat DPR RI memberikan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Kamis (8/4/2021).

Bantuan paket sembako tersebut diserahkan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Flores Timur, Yohanes ND Paru dan Sekretaris DPC, M. Samson Padak.

Iklan Dimonium Air

Ketua DPC Partai Demokrat Flotim yang dikonfirmasi wartawan mengatakan bantuan tersebut berjumlah150 paket sembako yang sudah dibagikan pada 7-8 April.

Lokasi penyerahan yang sudah dilakukan, yakni di Kelurahan Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur. “Bantuan paket sembako untuk para korban ini adalah instruksi langsung dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang turut prihatin dan berbelasungkawa terhadap saudara-saudara kita yg tertimpa bencana, kemudian ditindaklanjuti oleh Fraksi Partai Demokrat DPR RI,” ujar Yohanes.

BACA JUGA: BNPB Sebut Korban Meninggal di NTT 163 Orang, 6 di Kota Kupang

Bantuan dari partai berlambang bintang mercy ini dibagikan di posko pengungsi yang terletak di SDN Waiwerang. Bantuan tersebut diterima oleh koordinator camp pengungsian Henky Boi. Isi paket sembako tersebut adalah beras, mie instan, telur ayam dan minyak goreng.

Wilayah lain yang juga mendapat bantuan adalah camp pengungsian di Kelurahan Waiwerang Kota. “Selain di posko pengungsian, kami juga mengunjungi setiap warga yang mengungsi di rumah-rumah penduduk. Kami temui ibu hamil dan anak-anak itu ada di area Wotan dan Kelurahan Waiwerang Kota. Bantuan serupa juga datang dari anggota DPR RI dapil NTT I Benny K. Harman (BKH),” kata Yohanes.

Sementara itu, Partai Demokrat juga menyisir Desa Saosina, Kecamatan Adonara Timur. Di daerah tersebut ada 5 kepala keluarga yang rumahnya tergerus banjir. Saat ini mereka sedang mengungsi di Desa Saosina, Kecamatan Adonara Timur, korban tersebut berjumlah 22 orang, dengan rincian 5 orang luka parah, dan satu korban jiwa yakni anak usia 3 bulan. “Salah satu korban yang viral di youtube yakni anak kecil umur 2 tahun yang selamat meski sempat terbawa air,” tutup Yohanes. (*/rnc)

Baca Juga:  BMKG Prediksi Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir, Termasuk Kupang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed