Mbay, RNC - Puluhan warga Desa Rendubutowe, Kecamatan Aesesa Selatan, diamankan aparat Kepolisian Resort (Polres) Nagekeo, di lokasi Titik Nol, Senin (4/4/2026). Aksi penghadangan tersebut dilakukan warga Rendubutowe, terjadi saat proses seremonial adat yang dilakukan kepala Suku Isa, Gajah dan Redu, di lokasi Titik Nol.
Tak hanya itu, mereka juga menghadang aparat kepolisian yang hendak bertugas di lokasi Titik Nol. Sebelumnya, Kapolres AKBP Yudha Pranata saat Apel Rutin Mingguan dalam amanatnya menegaskan, pihaknya tetap akan bertindak tegas namun humanis.
“Kita sudah menghormati budaya adat setempat. Tetapi jika ada yang berani melawan aturan hukum, kita wajib hukum dan wajib hukumnya kami melakukan penindakan sesuai aturan perundang – undangan yang berlaku. Tidak usah khawatir, dan saya masih tetap di sini. Pangkat jabatan hanya titipan. Amanah ini tidak selamanya abadi. Pangkat dan jabatan tidak dibawa mati, tapi amal ibadah itu kita nantikan,” tegas Kapolres Yudha saat Apel Rutin Mingguan di Puncak Titik Nol.
Saat ditemui sejumlah media, Kapolres Yudha Pranata menjelaskan, sebanyak 24 warga yang melakukan penghadangan tersebut, saat ini sudah ditahan aparat kepolisian. “Mereka menghadang aparat saat bertugas di lapangan. Selain itu, mereka menghadang tokoh - tokoh adat saat melakukan ritual adat. Jadi ada 24 orang sudah kita tahan. Satunya ibu - ibu. Mereka sedang diperiksa lebih lanjut,” tandas Kapolres Yudha Pranata. (rnc15)
















