oleh

Tragis! Pohon Tua di Sikka Tumbang, Mobil, Motor dan Warga jadi Korban

Maumere, RNC – Dahan sebuah pohon tua yang berada di Jalan Nairoa, Lokaria, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, patah dan tumbang, pada Senin (10/1/2022) sekitar pukul 13.30 Wita. Dahan yang patah ini kemudian menimpa kendaraan yang diparkir di badan jalan berdekatan dengan lokasi kejadian. Selain itu, warga yang sementara melintas dengan kendaraan pun menjadi korban dari musibah itu.

Akibat pohon tumbang itu, jalur jalan negara yang menghubungkan wilayah Maumere (Kabupaten Sikka) dan Larantuka (Kabupaten Flores Timur) sempat macet beberapa jam. Kendaraan roda dua maupun roda empat yang hendak melewati jalan itu, terpaksa harus melalui jalur alternatif.

Iklan Dimonium Air

Berdasarkan rilis yang diterima RakyatNTT.com dari Polsek Kewapante, akibat kejadian tersebut, 2 unit mobil dan 2 unit sepeda motor, serta pagar tembok rumah, atap sebuah kios dan atap rumah kuburan yang berada di bagian selatan badan jalan, mengalami kerusakan. Kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp50.000.000.

Adapun korban dalam kejadian itu di antaranya, Marthen Bina (32), pemilik mobil Avanza hitam dengan nomor polisi EB 1307 BN yang memarkirkan mobilnya ke arah barat dekat lokasi kejadian. Setelah kejadian, mobil mengalami kerusakan berat pada bodi bagian depan karena terbentur pohon, namun pengemudi selamat.

Berikutnya Marselus Marung (42), pemilik mobil angkot Bintang Cancer dengan Nomor Polisi EB 1765 BF. Akibat terkena pohon yang tumbang tersebut, bodi belakang mobil mengalami kempes dan lecet, tetapi dan pengemudinya dalam keadaan baik dan selamat.

Pengendara sepeda motor Suzuki FU warna hitam tanpa TNKB yakni Rohit Markolis Lom Lem (17), yang merupakan pelajar SMK Bina Maritim Maumere. Setelah kejadian mengalami luka ringan dan bengkak di bagian kedua kaki dan tangan kiri, sedangkan motornya mengalami kerusakan pada batok lampu depan dan spakboard. Sementara Markus Roy Marthin (16), yang merupakan pelajar SMK Negeri 1 Maumere, setelah kejadian mengalami luka ringan dan bengkak pada kaki kiri, serta luka lecet pada telapak tangan kanan dan rasa sakit di bagian dadanya.

Baca Juga:  Peredaran Rokok Diduga Ilegal Kian Marak di Sikka

Selanjutnya Fransiskus Xaverius (37), pengendara sepeda motor Jupiter MX warna biru-hitam tanpa TNKB. Setelah peristiwa itu, sepeda motornya mengalami kerusakan pada bodi dan lampu bagian depan, namun dirinya dalam keadaan baik dan selamat. Kemudian Susana Ropertina (64), warga RT 010/RW 004, Desa Habi, Kecamatan Kangae. Usai kejadian tersebut, atap kios kosong dan atap rumah kubur yang ada di depan rumah dan pagar tembok mengalami rusak karena tertendes pohon.

KA. SPKT Polres Sikka, Ipda Januardana Rambi.,  KA. SPKT Polsek Kewapante, Aipda Muhajir Roja, didampingi Kanit II Intelkam Polres Sikka, Aipda Samsudiman Tolo dan Kanit Intelkam Polsek Kewapante, Aipda F. Nong Rudy bersama Anggota Polres Sikka dan Polsek Kewapante, kemudian mendatangi TKP dan menghubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka guna berkoordinasi dan meminta bantuan alat sensor untuk melakukan evakuasi pohon tumbang tersebut.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Sikka, Paskalis Paceli yang ditemui di lokasi kejadian menuturkan bahwa, pihaknya mendapatkan laporan tentang adanya pohon yang tumbang dari masyarakat dan juga pihak kepolisian (Polsek Kewapante).

Sehingga, mereka kemudian langsung membawah peralatan berupa sensor untuk melakukan evakuasi dan pembersihan pohon yang cukup besar itu, agar dapat dilalui oleh masyarakat. Sebab, jalur tersebut adalah jalur jalan negara, dimana merupakan jalur satu – satunya yang menghubungkan wilayah Maumere dan Larantuka atapun sebaliknya.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya ada anak sekolah yang sempat lewat dan terkena ranting pohon tumbang itu. Ada rumah juga yang rusak, motor, mobil juga ada yang rusak parah akibat terkena dampak pohon tumbang tersebut,” katanya.

Kegiatan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang, yang dilakukan oleh pihak Kepolisian, BPBD Sikka serta warga masyarakat ini berjalan dengan lancar dan berakhir pada pukul 16.00 Wita. Setelah itu, berbagai kendaraan pun dapat kembali melintasi jalur tersebut dengan aman. (rnc24)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed